Implementasi Paradigma Integrasi-Interkoneksi dalam Pengembangan Keilmuan Islam Kontemporer

Authors

  • Dahlina Universitas Darul ‘Ulum Lamongan, STAI Sultan Abdurrahman Kepri
  • Said Maskur Universitas Darul ‘Ulum Lamongan, STAI Sultan Abdurrahman Kepri
  • Muhammad Faisal Universitas Darul ‘Ulum Lamongan, STAI Sultan Abdurrahman Kepri

DOI:

https://doi.org/10.61104/qb.v3i1.1205

Keywords:

Paradigma Integrasi-Interkoneksi, Keilmuan Islam Kontemporer, M. Amin Abdullah, Transformasi Institusional, Interdisipliner

Abstract

Paradigma integrasi-interkoneksi yang dikembangkan oleh M. Amin Abdullah telah menjadi salah satu pendekatan paling berpengaruh dalam upaya mendamaikan ilmu agama dan sains modern di perguruan tinggi Islam Indonesia. Artikel ini menganalisis implementasi paradigma integrasi-interkoneksi dalam pengembangan keilmuan Islam kontemporer dengan mengidentifikasi lima dimensi kunci implementasi, yakni epistemologis, metodologis, kurikular-pedagogis, institusional-struktural, dan kultural-kontekstual. Melalui pendekatan kualitatif-deskriptif dengan analisis literatur sistematis, penelitian ini mengembangkan kerangka kerja komprehensif yang mencakup indikator terukur untuk setiap dimensi, model kematangan transformasi empat fase yang terdiri dari dekonstruksi, reorientasi, integrasi-interkoneksi, dan institusionalisasi, serta studi kasus tiga institusi pendidikan Islam di Indonesia. Temuan menunjukkan bahwa implementasi paradigma integrasi-interkoneksi menghadapi tantangan signifikan pada dimensi epistemologis dan institusional, sementara dimensi kurikular-pedagogis menunjukkan kemajuan relatif lebih konsisten. Analisis kritis mengidentifikasi empat risiko utama yang meliputi risiko epistemologis berupa integrasi superficial, risiko institusional berupa resistensi struktural, risiko pedagogis berupa kesenjangan implementasi, dan risiko kontekstual berupa kehilangan identitas lokal. Artikel ini menyumbangkan model implementasi yang dapat dijadikan panduan bagi institusi pendidikan Islam dalam mengoperasionalisasikan paradigma integrasi-interkoneksi secara berkelanjutan dan kontekstual.

References

Abdullah, M. A. (2006). Islamic Studies di Perguruan Tinggi: Pendekatan Integratif-Interkonektif. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Abdullah, M. A. (2012). Multidisiplin, Interdisiplin, dan Transdisiplin: Metode Studi Agama dan Studi Islam di Era Kontemporer. Yogyakarta: IB Pustaka.

Akmal, M. I. (2024). Pemikiran Amin Abdullah seputar Integrasi Keilmuan. Fathir: Jurnal Studi Islam.

Al-Attas, S. M. N. (1995). Prolegomena to the Metaphysics of Islam. Kuala Lumpur: ISTAC.

Al-Faruqi, I. R. (1982). Islamization of Knowledge: General Principles and Workplan. Virginia: IIIT.

Aminuddin, L. H. (2010). Integrasi Ilmu dan Agama: Studi atas Paradigma Integratif Interkonektif UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Kodifikasia.

Anwar, S. (2021). Integrasi Keilmuan Perspektif M. Amin Abdullah dan Imam Suprayogo. Jurnal Pedagogy.

Arbi, A., Herlina, H., & Syarifuddin, S. (2024). Mendamaikan Islam dan Sains: Studi Integrasi Interkoneksi Ilmu di Sekolah Dasar Islam Terpadu Kabupaten Bengkalis. Potensia: Jurnal Kependidikan Islam.

Arini, B. N., Inayah, S. N., & Azizah, W. N. (2026). Paradigma Integrasi–Interkoneksi dalam Rekonsiliasi Sains Islam: Pemikiran Amin Abdullah. Annajah Journal.

Diu, A. (2018). Pemikiran M. Amin Abdullah Tentang Pendidikan Islam dalam Pendekatan Integrasi-Interkoneksi. Al-Jauhari: Jurnal Studi Islam dan Interdisipliner.

Fajri, A., & Sassi, K. (2026). Eksplorasi Paradigma Baru Pendidikan Islam Era Kontemporer Perspektif Amin Abdullah. Jurnal Inspirasi Pembelajaran.

Jannah, I., Gunagraha, S., & Baidi, B. (2025). Paradigma Integrasi-Interkoneksi Ilmu Agama dan Sains dalam Pemikiran Amin Abdullah: Respons Epistemologis terhadap Isu-Isu Kontemporer. Tatar Pasundan: Jurnal Diklat Keagamaan.

Kartanegara, M. (2005). Integrasi Ilmu: Sebuah Rekonstruksi Holistik. Bandung: Mizan.

Masyitoh, D. (2020). Amin Abdullah dan Paradigma Integrasi-Interkoneksi. JSSH (Jurnal Sains Sosial dan Humaniora).

Mulyo, M. T. (2025). Peluang dan Tantangan Penerapan Paradigma Integrasi Interkoneksi Amin Abdullah dalam Studi Hukum Islam. IQTISAD Journal.

Sadewa, M. A. (2022). Meninjau Kurikulum Prototipe melalui Pendekatan Integrasi-Interkoneksi Prof. M. Amin Abdullah. Jurnal Pendidikan dan Konseling.

Saputra, Y. M., Wildan, A. R., & Amrillah, R. (2024). Integrasi Ilmu-Ilmu Keislaman dalam Perspektif M. Amin Abdullah. Annajah Journal.

Sari, R. M., & Amin, M. (2020). Implementasi Integrasi Ilmu Interdisipliner dan Multidisipliner: Studi Kasus di Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Prosiding Konferensi Integrasi Interkoneksi Islam dan Sains.

Siswanto, S. (2013). Perspektif Amin Abdullah Tentang Integrasi-Interkoneksi Dalam Kajian Islam. Teosofi: Jurnal Tasawuf dan Pemikiran Islam.

Sufratman, S. (2022). Integrasi Agama dan Sains Modern di Universitas Islam Negeri (Studi Analisis Pemikiran M. Amin Abdullah). Al-Afkar: Journal for Islamic Studies.

Syamsurizal, O., & Dewi, E. (2026). Integrasi Agama dan Sains dalam Perspektif M. Amin Abdullah. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan.

Syarnubi, S. (2022). Penerapan Paradigma Integrasi-Interkoneksi dalam Peningkatan Mutu Lulusan. Jurnal PAI Raden Fatah.

Utami, N. A., Prayogi, A., & Abdillah, M. (2025). Konsep, Prinsip, dan Implementasi Integrasi-Interkoneksi dalam Rekonsiliasi Sains Islam. Annajah Journal.

Waston, W. (2016). Pemikiran Epistemologi Amin Abdullah dan Relevansinya bagi Pendidikan Tinggi di Indonesia. Profetika: Jurnal Studi Islam.

Downloads

Published

2026-07-15

How to Cite

Dahlina, Said Maskur, & Muhammad Faisal. (2026). Implementasi Paradigma Integrasi-Interkoneksi dalam Pengembangan Keilmuan Islam Kontemporer. QOUBA : Jurnal Pendidikan, 3(1), 449–467. https://doi.org/10.61104/qb.v3i1.1205

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

<< < 1 2