Integrasi Literasi Digital dalam Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam: Aktualisasi Tabayyun di Era Post-Truth

Authors

  • Tama Naufal UIN Saifuddin Zuhri Purwokerto
  • Nurfuadi UIN Saifuddin Zuhri Purwokerto

DOI:

https://doi.org/10.61104/qd.v2i1.938

Keywords:

Literasi Digital, Pengembangan kurikulum, Pendidikan Agama Islam

Abstract

Era post-truth membawa tantangan signifikan bagi Pendidikan Agama Islam (PAI) berupa risiko disinformasi dan distorsi nilai spiritual akibat dominasi emosi dibandingkan fakta objektif. Artikel ini bertujuan merumuskan konstruksi konseptual mengenai integrasi literasi digital berbasis nilai tabayyun dalam kurikulum PAI untuk merespons dinamika tersebut. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan pendekatan kualitatif dan analisis konten terhadap berbagai literatur ilmiah serta dokumen kurikulum relevan periode 2020-2026. Hasil penelitian menunjukkan perlunya pergeseran paradigma kurikulum PAI dari sekadar hafalan teks menuju penguatan nalar kritis melalui aktualisasi konsep tabayyun sebagai metodologi verifikasi digital. Desain integrasi ini diterapkan secara spesifik pada mata pelajaran Akidah Akhlak melalui pengembangan adab siber, Fikih melalui yurisprudensi informasi, dan Al-Qur’an Hadis melalui metodologi verifikasi teks otentik. Strategi implementasinya menuntut transformasi peran pendidik sebagai fasilitator literasi kritis, penguatan kapasitas teknis, serta dukungan ekosistem digital sekolah yang adaptif. Artikel ini menyimpulkan bahwa kurikulum PAI berbasis literasi digital berfungsi sebagai cetak biru (blue print) untuk melahirkan generasi yang saleh secara digital namun tetap berakar pada kebenaran Al-Qur’an dan Hadis.

References

Ach. Barocky Zaimina. (2024). Literasi Digital Dalam Pembelajaran Akidah Akhlak Di Era Society 5.0: Analisis Pustaka Tematik. AL-ADABIYAH: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 5(2).

Adlini, M. N. dkk. (2022). Metode Penelitian Kualitatif Studi Pustaka. Edumaspul: Jurnal Pendidikan, 6(1).

Agus Wibowo. (2023). Literasi Digital. Yayasan Prima Agus Teknik.

Dewi, Z. R. (2023). Peran Literasi Digital dalam Implementasi Kurikulum Merdeka: Adaptasi dan Transformasi di Era Digital. 4(4).

Fatmawati, E. (2020). Tantangan Literasi Informasi Bagi Generasi Muda Pada Era Post-Truth. Jurnal Perpustakaan Pertanian, 28(2), 57. https://doi.org/10.21082/jpp.v28n2.2019.p57-66

Hadi, H., Muhammad, & Al Idrus, A. J. (2025). INOVASI KURIKULUM PAI: HARAPAN DAN REALITA DI ERA DIGITAL PADA SEKOLAH MENENGAH. Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti, 12(1), 217–229. https://doi.org/10.38048/jipcb.v12i1.4933

M. Mujab Ali Ma’sum & Khuriyah Khuriyah. (2025). Implementasi Literasi Digital pada Kurikulum Pendidikan Agama Islam. Jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat, 4(1), 525–536. https://doi.org/10.55606/jurrafi.v4i1.4877

Mustofa, A., & Bin Salman, A. M. (2026). Urgensi Tabayyun Sebagai Upaya Pencegahan Disinformasi (Hoax) Agama Menurut Q.S. Al-Isra Ayat 36 dan Q.S. Al-Hujurat Ayat 6: Analisis Tafsir Maudhu’i. Al-Muhith: Jurnal Ilmu Qur’an dan Hadits, 5(1), 188. https://doi.org/10.35931/am.v5i1.5768

Najamudin Najamudin, Dwi Muliati, Anggun Duwi Wahyu Ziliwu, Feti Oktaviani, & Mutiara Al-Nizar. (2026). Merespons Hoaks dan Disinformasi: Literasi Digital sebagai Bagian dari Amar Ma’ruf Nahi Munkar. Karakter : Jurnal Riset Ilmu Pendidikan Islam, 3(1), 242–255. https://doi.org/10.61132/karakter.v3i1.1948

Rasiani, A., Sari, H. P., Wilis, E., & Setiawarni, U. (2025). Pendidikan Islam di Era Post-Truth: Tantangan Dan Strategi Literasi Media Bagi Generasi Muda. Jurnal Pendidikan Islam, 3(2).

Widiana, I. W. (2022). Dampak Penggunaan E-learning Berbasis Asesmen Proyek Terhadap Kemandirian Belajar dan Hasil Belajar Siswa Selama Pandemi Covid-19. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan, 6(2), 162–172. https://doi.org/10.23887/jppp.v6i2.48850

Zwesty Kendah Asih, wahab, & Syamsul Kurniawan. (2025). Pembelajaran Pendidikan Agama Islam: Membangun Kejujuran di Era Post Truth. Jurnal Pendidikan, 13(1)

Downloads

Published

2026-06-30

How to Cite

Tama Naufal, & Nurfuadi. (2026). Integrasi Literasi Digital dalam Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam: Aktualisasi Tabayyun di Era Post-Truth. QAYID : Jurnal Pendidikan Islam, 2(1), 474–480. https://doi.org/10.61104/qd.v2i1.938

Issue

Section

Articles