Peran Pendidikan Multikultural Dalam Mengatasi Konflik Berbasis Sara di Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.61104/qd.v2i1.834Keywords:
Pendidikan Multikultural, Konflik SARA, Toleransi, KeberagamanAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep pendidikan multikultural, dinamika dan penyebab konflik berbasis SARA di Indonesia, serta peran pendidikan multikultural dalam mengatasi konflik tersebut. Indonesia sebagai negara multikultural memiliki tingkat keberagaman yang tinggi, yang di satu sisi menjadi kekayaan bangsa, namun di sisi lain berpotensi menimbulkan konflik sosial apabila tidak dikelola dengan baik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan (library research) dengan menganalisis berbagai sumber ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa konflik berbasis SARA dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti perbedaan budaya, ketimpangan sosial ekonomi, politisasi identitas, serta penyebaran hoaks di era digital. Pendidikan multikultural berperan penting dalam menanamkan nilai toleransi, mengurangi prasangka dan diskriminasi, serta membangun keterampilan penyelesaian konflik secara damai. Dengan demikian, pendidikan multikultural menjadi salah satu solusi strategis dalam menciptakan masyarakat yang harmonis, inklusif, dan berkeadilan di tengah keberagaman.
References
’Ibad, I., Triyana, F., & Sukriyanto, R. (2021). Pendekatan pendidikan multikultural sebagai resolusi konflik di indonesia. EDUSOSHUM: Journal of Islamic Education and Social Humanities, 1(1), 1–11.
Fauzan, M., & Rajab, K. (2022). Konsep Pendidikan Multikultural dan Pendidikan Inklusif. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia, 1(2), 359–365.
Harpendya, G., Sumantri, S. H., & Wahyudi, B. (2022). Pendidikan perdamaian: sebuah urgensi di tengah maraknya konflik sosial berdimensi suku, agama, ras, dan antar-golongan di indonesia. Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi, 21(2), 77–86.
Kharisma, T. (2017). KONFLIK SARA PADA PILKADA DKI JAKARTA DI GRUP WHATSAPP DENGAN ANGGOTA MULTIKULTURAL. Jurnal Penelitian Komunikasi, 20(2), 107–120. https://doi.org/10.20422/jpk.v20i2.233
Lestari, T. D., & Sa’adah, N. (2021). Pendidikan Multikultural Solusi Atas Konflik Sosial : Indikasi Intoleran dalam Keberagaman. Jurnal Sosiologi Pendidikan Humanis, 6(2), 140–154.
Mahardika, M. D. G. (2020). Kerangka Konseptual Untuk Pendidikan Multikultural di Indonesia. Jurnal Pendidikan Sejarah Indonesia, 3(2), 137–146.
Nurasmawati, & Ristiliana. (2021). PENDIDIKAN MULTIKULTURAL.
Santi, F. (2016). Konsep pendidikan multikultural dalam pendidikan islam. Turast: Jurnal Penelitian & Pengabdian, 4(1).
Siahaan, J. T., Alexandra, H. F. S., Sagala, P., Setiawibawa, R., & Ukhsan, A. (2025). Peran Intelijen Strategis Terhadap Potensi Bencana Sosial Berbasis Konflik Sara di Indonesia. Jurnal Pembelajaran Dan Ilmu Civic, 11(2), 135–141.
Srinarwati, D. R. (2023). Pendidikan Multikultural.
Wiradhika, N. (2018). Konflik SARA dalam Novel Jalan Lain Menuju Tulehu Karangan Zen R.S. :Sebuah Tinjauan Sosiologi Sastra. AKSIS: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 2(1), 17–28.
Zulkifli, Maftuh, B., & Malihah, E. (2020). PENDIDIKAN MULTIKULTURALISME SEBAGAI RESOLUSI KONFLIK : PERSPEKTIF PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN. JPPHK (Jurnal Pendidikan Politik, Hukum Dan Kewarganegaraan), 10(2).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Resti Yulastri, Ananda Solikhatunnisa, Cindy Zamer Liya Putri, Nurwan Azlin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






