Mengidentifikasi Prinsip Studi Islam dalam Pendekatan Multidisipliner melalui Kerja Kelompok
DOI:
https://doi.org/10.61104/qd.v1i2.669Keywords:
Studi Islam, Multidisipliner, Sumber Pengetahuan, Epistemologi Islam, Integrasi Ilmu.Abstract
Artikel ini membahas cara belajar Islam dengan pendekatan yang melibatkan beberapa bidang ilmu secara bersamaan. Dalam Islam, sumber pengetahuan tidak hanya berasal dari wahyu seperti Al-Qur’an dan Sunnah, tetapi juga berasal dari akal manusia, pengalaman nyata, serta perasaan hati, yang semuanya berperan penting dalam membentuk pemahaman yang utuh. Untuk mendapatkan pengetahuan dalam perspektif Islam, kita menggabungkan antara wahyu, pemikiran akal, indra, serta pengalaman spiritual. Dengan demikian, ilmu yang diperoleh tidak hanya rasional, tetapi juga memiliki dimensi spiritual. Pengetahuan dalam Islam tidak hanya digunakan untuk mencapai kesejahteraan di dunia, tetapi juga untuk mendekatkan diri kepada Allah, membentuk sikap dan perbuatan yang baik, mendorong perkembangan peradaban, serta menjadi bekal untuk kehidupan akhirat. Dengan pendekatan multidisipliner, belajar Islam tidak hanya sebatas pada kajian agama secara normatif dan teologis, tetapi juga bisa menjawab berbagai tantangan yang muncul dalam masyarakat modern, seperti isu sosial, budaya, politik, sains, dan teknologi. Hal ini menunjukkan bahwa menggabungkan ilmu agama dengan ilmu umum dalam Islam dapat menghasilkan pemahaman yang terpadu, sesuai dengan konteks zaman, dan bermanfaat bagi seluruh umat manusia.
References
Al-hamimy, M. F., & Barlaman, R. B. (2025). Prasyarat Epistemologi dalam Studi Islam : Sebuah Kajian Konseptual. Journal of Education and Management Studies, 8(4), 162–174.
Asyibli, B., Ibtihal, A. A., Fauzan, M. F., Fauzi, A., & Hidayat, W. (2025). Epistemological Dimensions in Islamic Educational Philosophy: A Critical Analysis. Journal of Islamic Education Research, 6(1), 69–84.
Aziz, H. (2022). Epistemology of the Integration of Religion and Science Qur’anic Perspective. Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman, 33(2), 239–264.
Bagir, H. (2021). Islam Tuhan Islam manusia: Agama dan spiritualitas. Bandung: Mizan
Camila, N. I. (2025). Fungsi wahyu dalam buku Teologi Islam karya Harun Nasution. Teologis: Jurnal Agama dan Pemikiran, 1(1), 46–49.
Khasanah, K., Khobir, A., Joina, C. D., Ma’wa, N. I., & Safitri, N. F. (2025). Epistemology of Islamic Education Philosophy: A Conceptual Study Of The Scientific Foundations And Their Implications For Modern Learning. Asian Journal of Innovative Research in Social Science, 4(4).
Ningsih, W., & Zalisman, Z. (2024). Pembelajaran pendidikan agama Islam (PAI) dalam konteks global. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.
Nurhuda, A. (2022). Peran Dan Kontribusi Islam Dalam Dunia Ilmu Pengetahuan Abid. Jurnal Pemikiran Islam, 5(2), 222–232.
Rahman, M. T. (2020). Filsafat ilmu pengetahuan. Prodi S2 Studi Agama-Agama UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
Rosyid, M. (2025). Revitalization Of Islamic Knowledge: Responding To Epistemological Challenges In The Modern Era. Istighna: Jurnal Pendidikan Dan Pemikiran Islam, 8(1).
Setyawan, R., & Yusuf, K. M. (2025). The Concept of Knowledge : The Essence of Knowledge (ilm, Hikmah,and Ayat). TOFEDU : The Future of Education Journal, 4(6), 1564–1574.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Yustika Alawiyah Harahap, Ade Rabiah Nasution, Muhammad Roihan Daulay

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





