Tradisi Tahlilan Sebagai Media Pendidikan Nilai Spiritual Dan Sosial Di Masyarakat Nahdliyin Desa Sugiharjo
DOI:
https://doi.org/10.61104/qd.v1i2.664Keywords:
Tradisi Tahlilan, Pendidikan Nilai Spiritual, Pendidikan Nilai Sosial, Masyakat NahdliyinAbstract
Penelitian ini mengkaji tradisi tahlilan sebagai sarana pendidikan nilai-nilai spiritual dan sosial di masyarakat Nahdliyin Desa Sugiharjo, dalam konteks tantangan globalisasi dan modernisasi yang mengurangi interaksi sosial dan spiritual. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui desain studi kasus etnografi, didukung tinjauan literatur, penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Narasumber meliputi tokoh masyarakat dan warga biasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai spiritual dalam tahlilan meliputi keikhlasan, dzikir, dan doa, sedangkan nilai sosial mencakup kebersamaan, empati, dan gotong royong. Integrasi nilai-nilai ini memberikan dampak positif, seperti penguatan keimanan, pembentukan kebiasaan ibadah, solidaritas sosial, budaya gotong royong, penyelesaian konflik, pendidikan bagi generasi muda, serta peningkatan kesejahteraan mental. Tradisi tahlilan tidak hanya sebagai ritual keagamaan, tetapi juga sebagai forum sosial-budaya yang mempertahankan identitas Nahdliyin dan menjaga harmoni masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tahlilan berperan penting dalam menanamkan nilai spiritual dan sosial, serta mampu beradaptasi dengan tantangan kontemporer.
References
Aini, A. Q., & Ribawati, E. (2025). TRADISI TAHLILAN SEBAGAI KEARIFAN LOKAL ISLAM NUSANTARA: PERSPEKTIF HISTORIS DAN NILAI SOSIAL BUDAYA MASYARAKAT JAWA. Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial, 9(9), 81–90. https://doi.org/10.9963/c7tzd416
Aisy, M. R., Fadia, M. F., Salsabila, M., & Putra, P. (2025). Perubahan Nilai dan Norma Pada Masyarakat: Studi Sosial di Era Globalisasi. Jurnal Cakrawala Akademika, 1(6), 2219–2202. https://doi.org/10.70182/jca.v1i6.348
Amri, U., Nafiah, N., & Wahyudi, W. (2025). Eksistensi Tradisi Tahlilan Di Tengah Arus Modernisasi Di Dukuh Kalipucang Desa Kedungbanteng. Social Science …, Query date: 2025-11-04 06:47:41. https://ejournal.insuriponorogo.ac.id/index.php/ssa/article/view/5942
Firdaus, M. (2025). TRADISI TAHLILAN PADA MASYARAKAT BANJAR. 3.
Gulen, M. F. (2014). Tasawuf Untuk Kita Semua. Query date: 2025-12-01 22:11:38.
Helmawati, H. (2023). TRADISI TAHLILAN DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT LEMBAK. JPT: Jurnal Pendidikan Tematik, Query date: 2025-11-04 06:47:41. https://siducat.org/index.php/jpt/article/view/817
Librianti, D. (2019). Budaya tahlilan sebagai media dakwah. urnal Studi Islam dan Kemasyarakatan, 4(2), 112–124.
Riskasari, A. (2019). Pengaruh Persepsi Tradisi Tahlilan di Kalangan Masyarakat Muhammadiyah terhadap Relasi Sosial di Desa Gulurejo Lendah Kulon Progo Yogyakarta. Panangkaran: Jurnal Penelitian Agama dan Masyarakat, 2(2), 189. https://doi.org/10.14421/panangkaran.2018.0202-01
Romadon, S., Santoso, B., & ... (2023). Stigmatisasi Tradisi Tahlilan Sebagai Ritual Yang Mengada Ada: Kajian Teori Stigma Erving Goffmap. Akrab Juara: Jurnal …, Query date: 2025-12-02 07:07:19. https://pdfs.semanticscholar.org/3108/09762fa7ff951bb07c48db971a8c1e04918a.pdf
Safi’i, A. (2018). Islam Nusantara dan konstruksi budaya religius masyarakat. Jurnal Kebudayaan dan Keagamaan, 6(1), 45–58.
Sisma Yani Tumanggor, & Syam, N. K. (2024). TRADISI TAHLILAN UPAYA MENYAMBUNG TALI SILATURAHMI. HIKMAH : Jurnal Dakwah Dan Sosial, 19–24. https://doi.org/10.29313/hikmah.v4i1.3340
Warisno, A. (2017). Tradisi tahlilan upaya menyambung silaturahmi. Ri’ayah: Jurnal Sosial dan Keagamaan, Query date: 2025-12-02 07:13:59. https://e-journal.metrouniv.ac.id/riayah/article/view/981
Bruinessen, M. van. (2015). NU: Tradisi, relasi-relasi kuasa, pencarian wacana baru. LKIS.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Habibatus Sholihah, Rohima

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





