Mahasin At-Ta’wil Karya Jamaluddin Al-Qasamy
Thaharah Dan Wudhu
DOI:
https://doi.org/10.61104/qd.v1i2.494Keywords:
Thaharah, Wudhu, Bersuci, Tafsir, IbadahAbstract
Thaharah merupakan konsep fundamental dalam Islam yang tidak hanya berkaitan dengan kebersihan lahiriah, tetapi juga kesucian batin yang menjadi syarat sah pelaksanaan ibadah, khususnya shalat. Wudhu sebagai salah satu bentuk thaharah memiliki kedudukan penting karena selain membersihkan hadas kecil, juga mempersiapkan kondisi spiritual seorang Muslim. Artikel ini bertujuan mengkaji konsep thaharah dan wudhu dalam perspektif tafsir Al-Qur’an melalui analisis terhadap ayat-ayat yang berkaitan dengan pensyariatan bersuci, khususnya Surah Al-Mā’idah ayat 6, serta pandangan para mufasir tentang makna, hukum, dan nilai spiritualnya. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan pendekatan tafsir tematik dan ayat ahkām untuk menggali pemahaman komprehensif terkait landasan normatif dan implikasi ibadah dari praktik thaharah dan wudhu. Hasil kajian menunjukkan bahwa thaharah bukan hanya kewajiban ritual, tetapi merupakan sarana pembinaan kesucian lahir dan batin, penguatan disiplin ibadah, serta pembentukan kesadaran spiritual dalam kehidupan seorang Muslim. Temuan ini menegaskan bahwa pemahaman yang benar terhadap thaharah dan wudhu memiliki pengaruh signifikan terhadap kesempurnaan ibadah dan kualitas keberagamaan
References
Al-Bani, A. (1995). Manhaj al-Tafsir: Dirasat fi Tafsir Mahasin at-Ta'wil. Damaskus: Maktabah al-Hurla.
Al-Qur’anul Karim. (n.d.). Mushaf Al-Qur’an. Kairo: Dar al-Kutub.
Al-Qurtubi, A. A. (2002). Al-Jami’ li Ahkam al-Qur’an. Beirut: Dar al-Kutub al-‘Ilmiyah.
Al-Tabari, M. I. J. (1990). Jami’ al-Bayan fi Ta’wil al-Qur’an. Beirut: Dar al-Fikr.
As-Sa’di, A. R. (1997). Taysir al-Karim ar-Rahman fi Tafsir al-Qur’an al-Ma’thur. Riyadh: Dar al-Salam.
Ibnu Katsir, I. (2000). Tafsir al-Qur’an al-Azhim. Beirut: Dar al-Kutub al-‘Ilmiyah.
Kurd Ali, M. (2002). Khutuwat fi Tarikh al-Harakah al-Ilmiyyah. Kairo: Dar al-Ma’arif.
Rosihan Anwar. (2005). Ilmu Tafsir. Bandung: Pustaka Setia.
Syafe’i, R. (2006). Pengantar Ilmu Tafsir. Bandung: Pustaka Setia.
Wahbah az-Zuhaili. (2006). Al-Tafsir al-Munir fi al-Aqidah wa al-Syari’ah wa al-Manhaj. Damaskus: Dar al-Fikr.
Jamaluddin al-Qasimi. (1994). Mahasin at-Tawil. Beirut: Dar al-Fikr.
Muhammad Abu Laylah. (2000). Islamic Modernism and the Qur'an. London: Routledge.
Muhammad Amin Suma. (2001). Studi Ilmu-ilmu Al-Qur’an 2. Jakarta: Pustaka Firdaus.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 muhamad faiz nurfalahi faiz nurfalahi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





