Masa Vital Dan Internalisasi Nilai Dalam Perkembangan Anak Usia Dini
DOI:
https://doi.org/10.61104/qd.v1i2.463Keywords:
Masa Vital, Perkembangan, Penghayatan, Anak.Abstract
Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah masih kurangnya kesadaran masyarakat mengenai pentingnya masa vital sebagai periode krusial dalam pembentukan fisik, psikologis, sosial, serta perkembangan penghayatan nilai pada anak. Banyak orang tua dan pendidik belum memahami bahwa pengalaman dan stimulasi sejak dini memiliki dampak jangka panjang terhadap karakter, kesehatan mental, dan kemampuan belajar anak. Oleh karena itu, penelitian ini berfokus pada upaya untuk menggali bagaimana pandangan masyarakat terhadap masa vital dan sejauh mana penghayatan nilai berkembang pada anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara pandangan tentang masa vital dengan tingkat penghayatan nilai, sekaligus mengidentifikasi faktor internal maupun eksternal yang memengaruhi perkembangan tersebut. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan pendekatan studi literatur, yakni menelaah teori-teori psikologi perkembangan, pedagogi Islam, serta hasil penelitian kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan adanya korelasi positif antara pandangan yang baik mengenai masa vital dengan penghayatan nilai yang lebih mendalam pada anak. Temuan ini menegaskan bahwa pengasuhan responsif, stimulasi kognitif-afektif, serta lingkungan pendidikan yang mendukung sangat berperan dalam mengoptimalkan masa vital. Dengan demikian, penelitian ini merekomendasikan adanya program pembinaan anak dan kebijakan sosial yang berpihak pada optimalisasi masa vital dan perkembangan penghayatan
References
Akmal, Miftahul Jannah, Muhammad Nurfaizi Arya Rahardja, Syahidin Syahidin, en Agus Fakhruddin. “Membangun Potensi Melalui Pendidikan Anak: Perspektif Ibnu Sina dalam Islam”. Al-Hikmah: Jurnal Agama Dan Ilmu Pengetahuan 21, no 2 (2024): 250–63.
Bonita, Eva, Ermis Suryana, M Imron Hamdani, en Kasinyo Harto. “The golden age: Perkembangan anak usia dini dan implikasinya terhadap pendidikan islam”. Tarbawiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan 6, no 2 (2022): 218–28.
Dwistia, Halen, Silva Sindika, Haniefah Iqtianti, en Danur Ningsih. “Peran Lingkungan Keluarga dalam Perkembangan Emosional Anak”. Jurnal Parenting Dan Anak 2, no 2 (2025): 9.
Gea, Antonius A. “Enculturation pengaruh lingkungan sosial terhadap pembentukan perilaku budaya individu”. Humaniora 2, no 1 (2011): 139–50.
Halim, Junaiji Abdul. “Pendidikan Spiritual Anak Usia Dini Dalam Perspektif Al-Qur’an”. Institut PTIQ Jakarta, 2021.
Hikmah, Nurul, en Mufassirul Alam. “Prinsip Prinsip Pendidikan Anak Usia Dini dalam Al-Qurâ€TM an”. Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam 11, no 01 (2022): 899–920.
Jahja, Yudrik. Psikologi perkembangan. Kencana, 2011.
Kementrian Agama, Al-Qur'an dan Tafsirnya.
Kamilla, Khairunnisa Nazwa, Alifia Nur Elga Saputri, Dayang Astri Fitriani, Sofie Aulia Az Zahrah, Putri Febiane Andryana, Istighna Ayuningtyas, en Indah Salsabila Firdausia. “Teori Perkembangan Psikososial Erik Erikson”. Early Childhood Journal 3, no 2 (2022): 77–87.
Maisaroh, Rizkiya. “Konsep Pengasuhan Dalam Filsafat Pendidikan Islam Pendekatan Untuk Anak Usia Dini”. Jurnal Adzkiya 8, no 1 (2024): 9–24.
Manurung, Imelda, en Mhd Fuad Zaini Siregar. “Bahasa Cinta Sebagai Landasan Pendidikan Karakter Pada Anak Usia Dini”. Anthor: Education And Learning Journal 3, no 3 (2024): 10–16.
Mu’min, Sitti Aisyah. “Teori perkembangan kognitif jean piaget”. Al-Ta’dib 6, no 1 (2013): 89–99.
Mutiah, Diana. Psikologi bermain anak usia dini. Kencana, 2015.
Novianti, Erintika Putri, Muhammad Munif Syamsuddin, en Nurul Shofiatin Zuhro. “Pengasuhan pada anak usia dini dengan tahapan trust vs mistrust”. Early Childhood Education and Development Journal 5, no 2 (2025): 136–40.
Nurkhasyanah, Alfiyanti. “Analisis Kondisi Ekomomi Orang Tua Terhadap Pemenuhan Kebutuhan Anak Dalam Perkembangan Anak”. Journal of Early Childhood Education Studies 5, no 1 (2025): 116–31.
Palintan, Tien Asmara. Membangun kecerdasan emosi dan sosial anak sejak usia dini. Penerbit Lindan Bestari, 2020.
Qudsyi, Hazhira. “Optimalisasi pendidikan anak usia dini melalui pembelajaran yang berbasis perkembangan otak”. Buletin Psikologi 18, no 2 (2010).
Rohendi, Aep, en Lauren Seba. “perkembangan Motorik”. Bandung: Alfabeta, 2017.
Rusly, Umu Ramadhani. “Moralitas Anak Dalam Pandangan Ibnu Sina Dan Albert Bandura (Dalam Kajian Komperatif)”. Universitas Islam Negeri Datokarama Palu, 2023.
Santana, Selly Aprilia, Tyara Intana Putri Kusumah, en Purwati Purwati. “Interaksi Resiprokal Otak Dan Perilaku Pada Perkembangan Anak”. Cendekia: Jurnal Ilmu Pengetahuan 5, No 2 (2025): 711–19.
Sarkowi, Sarkowi. “Pendidikan Anak dalam Islam Perspektif Imam Ghazali”. Qolamuna: Jurnal Studi Islam 3, no 2 (2018): 283–302.
Setiawan, Eko. “Konsep pendidikan akhlak anak perspektif Imam Al Ghazali”. Jurnal kependidikan 5, no 1 (2017): 43–54.
Sumanto, M A. Psikologi perkembangan. Media Pressindo, 2014.
Surahman, Buyung. “Korelasi Pola Asuh Attachment Parenting Terhadap Perkembangan Emosional Anak Usia Dini”. Zigie Utama, 2021.
Umu, Fatihatul Wahidah. “Konsep Pendidikan Anak Dalam Kitab Ayyuhal Walad Karya Imam Al-Ghazali”. UIN Prof. Kiai Haji Saifuddin Zuhri Purwokerto, 2022.
Wijaya, Hengki. “Pendidikan Neurosains Dan Implikasinya Dalam Pendidikan Masa Kini”, 2018.
Wisudaningsih, Endah Tri. “Histori psikologi perkembangan dan teori perkembangan anak”. BAHTSUNA: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam 6, no 1 (2024): 68–76
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Endah Triwisuda Ninggsih, M. Riski Fatoni, M. Hasan Zinur Rizal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





