Peran Literasi Kitab Kuning Dalam Mengatasi Kesulitan Belajar Ortografi Pegon Di Mi Badrussalam
DOI:
https://doi.org/10.61104/qb.v2i2.522Keywords:
Kitab Kuning, Ortografi Pegon, LiterasiAbstract
Literasi terhadap teks-teks klasik Islam (Kitab Kuning) dan penguasaan Ortografi Pegon merupakan aspek fundamental dalam pendidikan Islam tradisional di Indonesia. Meskipun Pegon berfungsi sebagai jembatan penting antara aksara Arab dan bahasa lokal, banyak siswa di MI Badrussalam menghadapi kesulitan signifikan dalam membaca dan menulisnya, yang pada akhirnya menghambat pemahaman mereka terhadap materi agama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam peran literasi Kitab Kuning dalam mengatasi tantangan penguasaan ortografi Pegon dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhinya di kelas Awwaliyah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus di MI Badrussalam Surabaya, di mana data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguasaan ortografi Pegon sangat dipengaruhi oleh intensitas interaksi santri dengan teks Kitab Kuning melalui metode tradisional seperti Sorogan dan Bandongan. Strategi pengajaran yang efektif melibatkan pengenalan Pegon secara bertahap dan penggunaan metode yang bervariasi. Kesulitan belajar juga disebabkan oleh faktor lingkungan dan penggabungan kelas. Implikasinya, integrasi pengajaran Kitab Kuning dan Pegon dengan penataan ulang sistem kelas di masa depan sangat penting untuk meningkatkan kemampuan literasi santri secara signifikan.
References
Ahmad Helwani Syafi’i, A. H. S. (2020). Pembelajaran Kitab Kuning Di Pondok Pesantren Khusus Al-Halimy Sesela. Ibtida’iy : Jurnal Prodi PGMI, 5(2), 40. https://doi.org/10.31764/ibtidaiy.v5i2.3693
Gusmian, I. (2012). Karakteristik Naskah Terjemahan Al-Qur’an Pegon Koleksi Masjid Agung Surakarta. Suhuf: Jurnal Pengkajian Al-Qur’an Dan Budaya, 5(1), 51—75.
Hula, I. R. N., Helingo, A., Jassin, S. N. A., & Sarif, S. (2022). Transcription of Pegon Gorontalo Arabic Orthography, Malay and Arabic Standard: A Contraceptive Linguistic Analysis. `A Jamiy : Jurnal Bahasa Dan Sastra Arab, 11(2), 322. https://doi.org/10.31314/ajamiy.11.2.322-341.2022
Mahmudah, N., & Syamsudin, A. (2021). Pendampingan Belajar Baca Tulis Pegon bagi Santri Baru MTs di Pondok Pesantren Al-Amien Ngasinan Rejomulyo Kediri. Literasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Inovasi, 1(2), 285–291. https://doi.org/10.58466/literasi.v1i2.149
Maskurun, I., & Faruq, M. Al. (2020). Aran Literasi Baca Tulis Pegon pada Santri Baru di Pondok Pesantren Putri Al- Ma ’ ruf Juranguluh Mojo Kediri. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Desa, 1(2), 253–261.
Olivia Anggreany, & Manshur, A. M. (2024). Fenomena Penggunaan Bahasa Pegon dalam Meningkatkan Pemahaman Kitab Kuning di Pondok Pesantren Darussalam Putri Utara Blokagung Banyuwangi. Jurnal Darussalam: Jurnal Pendidikan, Komunikasi Dan Pemikiran Hukum Islam, 16(1), 77–97. https://doi.org/10.30739/darussalam.v16i1.3278
Irfan, M. (2021). Pola Pembelajaran Kitab Kuning Dengan Menggunakan Aksara Pegon Di Madrasah Diniyah. Sumbula, 6(1), 113–132.
Wahyuni, S., & Ibrahim, R. (2017). Pemaknaan Jawa Pegon Dalam Memahami Kitab Kuning Di Pesantren. Manarul Qur’an: Jurnal Ilmiah Studi Islam, 17(1), 4–21. https://doi.org/10.32699/mq.v17i1.920
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Dianisa Eka Rahmani, Bahri Musthofa, Zudan Rosyidi, Amanah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







This work is licensed under a