The Tradisi Berandam Dalam Perkawinan Melayu: Kajian Etnografi Dan Hukum Islam

Indonesia

Authors

  • Jeffri Ariansyah Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang
  • Masrokhin Universitas Hasyim Asy’ari Tebuireng Jombang

DOI:

https://doi.org/10.61104/qb.v3i1.976

Keywords:

Tradisi Berandam, Perkawinan Melayu, Etnografi, Hukum Islam, ‘Urf Shahih.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan tradisi Berandam dalam perkawinan Melayu, memahami makna simbolik yang terkandung di dalamnya, serta mengkaji relevansinya dalam perspektif Hukum Islam. Tradisi Berandam merupakan salah satu ritual adat masyarakat Melayu yang dilakukan sebelum akad nikah sebagai bentuk penyucian diri lahir dan batin calon pengantin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian etnografi yang berlokasi di masyarakat Melayu Rokan Hilir. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Berandam memiliki nilai sosial, spiritual, dan budaya yang kuat dalam kehidupan masyarakat Melayu. Ritual ini dimaknai sebagai simbol pembersihan diri, kesiapan memasuki kehidupan rumah tangga, serta media mempererat hubungan sosial antarkeluarga dan masyarakat. Dalam perspektif Hukum Islam, tradisi Berandam termasuk kategori ‘urf shahih karena mengandung nilai kemaslahatan dan tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip syariat Islam. Selain itu, modernisasi memengaruhi bentuk pelaksanaan tradisi, namun tidak menghilangkan makna sakral dan nilai budaya yang terkandung di dalamnya.

References

Alamsyah, A. G., Nugraha, A., Reza, M., Sazali, H., & Dalimunthe, M. A. (2022). Budaya Melayu Dan Pengaruh Islam Dalam Upacara Pernikahan Di Tanjung Balai. Mukadimah Jurnal Pendidikan, Sejarah, Dan Ilmu-Ilmu Sosial, 6(2), 410–413.

Alviza, Y., & Risdayati. (2024). Tradisi Menganta Duit Belanjo Pada Perkawinan Masyarakat Melayu Di Bagansiapiapi Kecamatan Bangko Kabupaten Rokan Hilir. INNOVATIVE: Journal Of Social Science Research, 4(4), 3891–3901.

Armiyani, Wahida, S., & Susanti, T. (2023). Analisis tradisi malam berinai pada perkawinan penduduk melayu di desa pambang pesisir menurut perspektif hukum islam. JIPKIS : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dan Keislaman, 3(2), 135–142.

Budiawan, A. (2021). Tinjauan al Urf dalam Prosesi Perkawinan Adat Melayu Riau. Jurnal An-Nahl, 8(2), 115–125.

Bustami, M. R., Nasruddin, E., & Mudzakkir, M. (2020). Metodologi Penelitian Islam Mengupas Strategi Dan Filsafat Di Sebalik Paradigma Induktif, Deduktif, Retroduktif Dan Abduktif.

Darmalaksana, W. (2022). Metodologi Penelitian Hukum Islam.

Fahmi, A. A., Turnip, M., & Rafdinal. (2023). Pemanfaatan Tanaman Pada Upacara Adat Pernikahan Suku Melayu Di Desa Sutera Kecamatan Sukadana Kabupaten Kayong Utara. Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi, 11(2), 992–1000.

Hendra, D. F. (2025). Makna dan Prosesi Berandam Dalam Perkawinan Adat Melayu di Kepulauan Riau. Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 3(2), 292–300.

Hendra, D. F., & Ariani, A. (2022). Tepuk Tepung Tawar Sebagai Simbol Ritual Budaya Melayu Kabupaten Karimun. Dance & Theater Review Jurnal Tari, Teater, Dan Wayang, 5(1), 1–8.

Hermawan, S., & Yahya, M. (2022). Metodologi Penelitian Hukum Keluarga Islam.

Hummaira, N. D., & Chahyani, A. T. (2025). Tradisi Lisan Pada Pernikahan Adat Masyarakat Melayu Deli di Deli Serdang Sumatera Utara. Literasi Bahasa Dan Sastra (LIBAS) Journal, 2(2), 93–103.

Juhar, S., & Sar’an, M. (2022). Perspektif Hukum Islam Terhadap Perkawinan Adat ( Prosesi Perkawinan Adat Melayu Riau ). Familia : Jurnal Hukum Keluarga, 3(2), 90–112.

Khairunnisa, A., & Syefriani. (2024). Tradisi Berandam pada Pengantin Melayu di Desa Sanglar, Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir. Jurnal Ilmu Pengetahuan, Seni, Dan Teknologi, 1(3), 1–14.

Marwasyafa, G., & Syafei. (2025). Prosesi Pernikahan Adat Melayu Riau dalam Karya Digital Painting. J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah, 4(3), 3553–3563.

Novianti, E., & Yustikasari. (2023). Analisis Agama Dan Budaya Pernikahan Suku Melayu. Journal Of Humanities And Social Studies, 1(3), 972–979.

Purnama, H. (2021). Hukum Islam, Adat Dan Hukum Negara Dalam Perkawinan Masyarakat Suku Melayu Di Pekanbaru Riau Keabsahan, Etika, dan Administrasi Perkawinan. Al-Aḥwāl, 14(1), 1–10.

Putri, A. D., Yurismani, & Fajri, E. (2021). Prosesi Adat Perkawinan di Kelurahan Pematang Reba Kecamatan Rengat Barat Kabupaten Indragiri Hulu Provinsi Riau. Ethnography Journal of Cultural Anthropology, 1(1), 1–9.

Ramadhani, A. D., & Yasnel. (2025). Budaya Melayu Dan Pengaruh Islam Dalam Upacara Pernikahan Di Kecamatan Siak. Indonesian Journal of Islamic Studies (IJIS), 1(1), 34–42.

Robi’ah, & Astafi, R. (2024). Nilai-Nilai Religius dalam Tradisi Mandi Kumbo Taman dalam Adat Perkawinan Melayu Bengkalis. EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi, 3(3), 120–128.

Saputri, A. D., Wahyuni, S., & Solina, E. (2023). Perubahan Prosesi Pernikahan Adat Melayu di Kabupaten Lingga. SOSIOLOGIA : Jurnal Agama Dan Masyarakat, 2(1), 122–138.

Seftrin, P., & Siregar, Y. D. (2024). Tradisi Berdimbar sebagai Budaya Pernikahan Masyarakat Melayu di Stabat Kabupaten Langkat Universitas Islam Negeri Sumatera Utara , Indonesia kebudayaan . Pada setiap suku tersebut memiliki adat istiadat yang berbeda dari suku Kebudayaan melayu memandang. Filosofi: Publikasi Ilmu Komunikasi, Desain, Seni Budaya, 1(4), 73–81.

Selvia, R., Yuliantoro, & Fikri, A. (2021). Tepuk Tepung Tawar Dalam Adat Pernikahan Melayu Rini. Innovative: Journal Of Social Science Research, 1(2), 428–431.

Wahyuni, S., Afidah, M., Syahfitriani, V., Sari, M., Juswandi, & Hermansyah. (2025). Etnobotani Pada Upacara Adat Pernikahan Masyarakat Suku Melayu Rokan Hilir, Provinsi Riau. Wahana Forestra : Jurnal Kehutanan, 20(02), 115–123. https://doi.org/10.31849/p8cy9m91

Downloads

Published

2026-07-17

How to Cite

Ariansyah, J., & Masrokhin. (2026). The Tradisi Berandam Dalam Perkawinan Melayu: Kajian Etnografi Dan Hukum Islam: Indonesia. QOUBA : Jurnal Pendidikan, 3(1), 364–373. https://doi.org/10.61104/qb.v3i1.976

Issue

Section

Articles