Stimulasi Minat Baca melalui Pengelolaan Lingkungan yang Inovatif
DOI:
https://doi.org/10.61104/qb.v3i1.839Abstract
Minat baca merupakan fondasi penting dalam membentuk karakter dan kemampuan intelektual anak sejak dini. Namun, di banyak wilayah pedesaan Indonesia, stimulasi minat baca belum berjalan secara optimal karena keterbatasan akses bahan bacaan dan minimnya lingkungan baca yang kreatif serta ramah anak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana pengelolaan lingkungan literasi yang inovatif melalui program taman baca Griya Jejama dapat menstimulasi minat baca anak usia 4–8 tahun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang dilaksanakan di TK Bina Insani, Dusun Purwodadi KM 15, Kampung Negeri Batin, Kecamatan Umpu Semenguk, Kabupaten Way Kanan, Provinsi Lampung. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Griya Jejama yang diselenggarakan secara bergilir setiap minggu di desa-desa berbeda berhasil menarik partisipasi anak-anak dari tingkat TK hingga SD. Kegiatan membacakan buku, pendampingan baca, permainan edukatif, serta sesi tanya jawab berhadiah terbukti efektif dalam membangun antusiasme anak terhadap kegiatan membaca. Format program yang berpindah-pindah menciptakan suasana literasi yang segar dan menstimulasi, sesuatu yang jarang diperoleh dari lingkungan kelas konvensional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengelolaan lingkungan literasi yang kreatif dan bergerak secara signifikan dapat meningkatkan motivasi membaca anak dan perlu diadopsi lebih luas di daerah-daerah yang belum terjangkau layanan literasi secara memadai.
References
Hasan, B. (2019). Pendidikan Anak dalam Keluarga: Telaah Epistemologis. Pedagogik: Jurnal PendidikanJurnal Pedidikan, 2(2), 96–107.
Kuswadi. (2011). Menjadi Guru Profesional Menciptakan Pembelajaran Kreatif dan Inovatif. 62.
Maulina, A., & Mimi, M. (2017). Pengembangan Multimedia Permainan Edukatif Tingkatkan Minat dan Kesiapan Membaca pada Anak-Anak Usia Dini. Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 6(3), 226–232.
Metodologi penelitian kualitatif_Lexy J. (n.d.).
Ngulwiyah, I., & Hasanah, R. (2024). Penerapan Budaya Literasi Sebagai Upaya Memotivasi Belajar Membaca pada Anak Usia Dini. Ceria: Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini, 13(3), 432–443.
Ningrum, I. H., & Aryani, N. D. (2025). Sampah GO Untuk Meningkatkan Literasi Lingkungan dan Numerasi Pada Anak-Anak Wonderhome Library. Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti, 12, 41–55.
Nurfaizah, N., & Na’imah, N. (2021). Pengembangan Seni Anak Usia Dini Berbasis Pembelajaran Sentra di Masa New Normal. Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini, 3(2), 127. https://doi.org/10.35473/ijec.v3i2.984
Ramadani, A. N., & Nurfaizah. (2023). Strategi penanganan gangguan speech delay terhadap interaksi sosial AUD di TKTunas Jaya. BUNAYYA: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 2(2), 31–44.
Studi, P., Ekonomi, P., Ekonomi, J. P., Ekonomi, F., Studi, P., Ekonomi, P., Ekonomi, J. P., & Ekonomi, F. (2016). Hasil Belajar Amilatus Sholihah Riza Yonisa Kurniawan. Jurnal Pendidikan Ekonomi (Jupe), 04(03), 1–5.
Ulya Ainur Rofi’ah, Diani Lestari, & Muhimmatul Choiroh. (2024). Finger Painting Dalam Mengembangkan Motorik Halus Anak Di Era Society 5.0. Alzam: Journal of Islamic Early Childhood Education, 4(1), 28–35. https://doi.org/10.51675/alzam.v4i1.779
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Diah Oktaviana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








This work is licensed under a