Demokratisasi Pendidikan Di Bawah Praktik Otoritarianisme: Analisis Filsafat Pendidikan Islam Terhadap Praktik Kekuasaan Dalam Dunia Pendidikan
DOI:
https://doi.org/10.61104/qb.v2i2.488Keywords:
Demokratisasi Pendidikan, Filsafat Pendidikan Islam, Merdeka Belajar.Abstract
Penelitian ini mengkaji krisis demokratisasi pendidikan di Indonesia yang masih dikuasai oleh praktik otoritarian, seperti sentralisasi kebijakan yang ketat, dominasi guru dalam proses pembelajaran, serta minimnya ruang dialog bagi peserta didik. Meskipun kebijakan Merdeka Belajar sudah diperkenalkan sebagai upaya reformasi, pelaksanaannya belum menyentuh dimensi filosofis dan kultural yang menjadi inti pembebasan pendidikan. Melalui pendekatan kualitatif dengan analisis filosofis-kritis, penelitian ini menelaah tiga nilai fundamental dalam filsafat pendidikan Islam, yaitu hurriyah al-fikr (kebebasan berpikir), syura (musyawarah), dan adl (keadilan). Ketiga nilai tersebut dijadikan landasan untuk membangun sistem pendidikan yang lebih demokratis, partisipatif, dan inklusif. Hasil kajian menunjukkan bahwa nilai-nilai ini sangat relevan untuk mengkritisi relasi kuasa dalam dunia pendidikan sekaligus menawarkan model pembelajaran yang humanis, dialogis, dan transformatif. Temuan ini memberikan kontribusi penting dengan menggeser paradigma filsafat pendidikan Islam dari pendekatan normatif ke arah kritis-transformatif, sehingga dapat memperkuat implementasi Merdeka Belajar sebagai gerakan yang nyata dalam pembebasan dan pemberdayaan peserta didik.
References
Abidin, A. M. (n.d.). Konsep Pendidikan Humanistik Dan Relevansinya Dengan Pendidikan Islam. 101–115.
Amin, M., & Haris, A. (2024). Transformasi Filsafat Pendidikan Islam : Merancang Strategi Inovatif Pendidikan Multikultural Di Era Revolusi Industri 4 . 0 Dan. 6(2018), 54–65.
Arbayah. (2013). Model pembelajaran humanistik. 13(2), 204–220.
Asyibli, B., Ibtihal, A. A., & Fauzan, M. F. (2025). Epistemological Dimensions in Islamic Educational Philosophy : A Critical Analysis. 6(01), 69–84.
Bowen, G. A. (2009). Document analysis as a qualitative research method. Qualitative Research Journal, 9(2), 27–40
Coulter, X., & Herman, L. (2020). The lure of autocratic education in a somewhat democratic society. American Journal of Education, 7(4), 331–352. https://doi.org/10.30958/AJE.7-4-1
Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). Sage Publications.
Denzin, N. K., & Lincoln, Y. S. (2011). The SAGE handbook of qualitative research (4th ed.). Sage Publications.
Dawiyatun. (n.d.). ISLAM DAN PENDIDIKAN KRITIS : Menata Ulang Islam yang Memihak Dawiyatun Institut Agama Islam Negeri ( IAIN ) Madura Pendahuluan Kondisi kehidupan global , langsung maupun tidak , berpengaruh terhadap kehidupan bangsa Indonesia secara umum . Pendidikan s. 27–45.
Dewey, J. (1916). Democracy and education: An introduction to the philosophy of education. Macmillan.
Elo, S., & Kyngäs, H. (2008). The qualitative content analysis process. Journal of Advanced Nursing, 62(1), 107–115.
Fauzi, A., Muhammad, D. H., & Susandi, A. (2022). JPDK : Volume 4 Nomor 1 Tahun 2022 Research & Learning in Primary Education Konsep Pendidikan Humanistik Perspektif Ibnu Khaldun. 4, 149–158.
Freire, P. (1970). Pedagogy of the oppressed. Seabury Press.
Giroux, H. A., F ilippakou, O., & Ocampo-Torrejón, S. (2021). Pedagogía crítica en la era del autoritarismo: Desafíos y posibilidades. https://doi.org/10.4067/s0718-50492021000100203
Hidayati, A., Purwoko, P., Khadijah, I., & Suherman, U. (2024). Membaca pendidikan Islam dalam lensa madzhab kritis: Kritik terhadap hegemoni kurikulum konservatif di era Kurikulum Merdeka. Jurnal Erkina, 12(2), 145–160. https://jerkin.org/index.php/jerkin/article/view/1495
In’amuzzahidin, M. (1999). KONSEP KEBEBASAN DALAM ISLAM. 35–37.
Krippendorff, K. (2013). Content analysis: An introduction to its methodology (3rd ed.). Sage Publications.
Mayo, P. (2004). Education and democracy: Paulo Freire, social movements and educational reform in Sao Paulo [Book review]. https://doi.org/10.1177/1541344603262742
Munah, M., Suhaeni, E., Nasrullah, N., & Abdurrohman, A. (2024). Dinamika Islam di Indonesia: Kebijakan politik terhadap lembaga pendidikan Islam pasca kemerdekaan–reformasi. Rausyan Fikr, 10(1), 33–48. https://jurnal.umt.ac.id/index.php/RausyanFikr/article/view/6058
Nasrulloh, L. (2023). Demokrasi Pendidikan Dalam Perspektif Pendidikan Islam. 15(1), 273–289.
Paglayan, A. (2025). Education in authoritarian regimes. Oxford University Press. https://doi.org/10.1093/oxfordhb/9780198871996.013.47
Pahrudin, A. (2024). Demokrasi Pendidikan Islam di Perguruan Tinggi. 16(1), 43–52.
Putri, Z. M., Ani, R. S., & Duriyat, M. (2024). Proses politik dalam perumusan kebijakan publik dan pendidikan sebagai kekuasaan. ECOEDU: Jurnal Pendidikan Ekonomi, 9(2), 112–126. https://jurnal.umb.ac.id/index.php/ecoedu/article/view/8127
Rahmawati, N. N. (2016). Metode pembelajaran dalam pendidikan kritis transformatif perspektif muhammad karim dan relevansinya dengan pendidikan islam. 1–109.
Riddle, S. (2024). Toward schools as sites of radical democratization: New possibilities for democratic education (pp. 17–30). https://doi.org/10.1002/9781119985280.ch2
Siri, T. A., Sesfao, M., & Usboko, W. C. (2024). Pembekalan tentang kurikulum Merdeka Belajar bagi guru dan tenaga kependidikan Katolik se-Paroki Wini dan Wekfau di Keuskupan Atambua. Perigel, 3(3), 41–51. https://doi.org/10.56444/perigel.v3i3.2366
Suhaila, Q. F., Rangkuti, W. A., Izzati, N., Manurung, M., Islam, U., & Sumatera, N. (2025). Pemikiran Politik Islam. 5(3), 11948–11961.
Ulum, K. (2024). Kebijakan Pendidikan Agama Islam di Indonesia pasca reformasi. Equilibrium: Jurnal Pendidikan, 12(1), 55–70. https://journal.unismuh.ac.id/index.php/equilibrium/article/view/9274
Xu, W. (2023). Paulo Freire on democratic education (pp. 90–107). Cambridge University Press. https://doi.org/10.1017/9781009071536.009
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Muhammad Zakki Musyafa, Abdul Khobir, Taufiqoh Khasanah, Zamrudin Ruwais

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







This work is licensed under a