Membangun Sistem Informasi Manajemen Pendidikan Tinggi
DOI:
https://doi.org/10.61104/qb.v3i1.1111Keywords:
Sistem Informasi Manajemen, Pendidikan Tinggi, Digitalisasi, Integrasi Data, Tata Kelola UniversitasAbstract
Makalah ini mengkaji konsep dan tahapan membangun Sistem Informasi Manajemen (SIM) di perguruan tinggi. Permasalahan fragmentasi data, keterlambatan informasi, dan rendahnya efisiensi layanan akademik mendorong urgensi integrasi sistem informasi berbasis digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi literatur sistematis terhadap berbagai sumber ilmiah bereputasi yang diterbitkan dalam sepuluh tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembangunan SIM Pendidikan Tinggi memerlukan lima tahapan sistematis dan berkesinambungan: analisis kebutuhan, perancangan sistem, pengembangan, implementasi, serta evaluasi dan pemeliharaan. SIM yang efektif mengintegrasikan minimal delapan modul fungsional—akademik (KRS/KHS), jadwal kuliah digital, sistem informasi keuangan, platform e-learning, kepegawaian, penelitian, kemahasiswaan, dan dashboard Business Intelligence eksekutif—dalam satu platform terpadu. Manfaat strategis utama mencakup efisiensi operasional melalui otomasi, peningkatan pengambilan keputusan manajerial berbasis dashboard real-time, dan penguatan daya saing institusi melalui perencanaan strategis berbasis data. Tantangan implementasi meliputi keterbatasan SDM, infrastruktur teknologi, ancaman keamanan siber, keterbatasan anggaran, dan resistensi terhadap perubahan. Adopsi cloud SaaS, program manajemen perubahan terstruktur, dan keterlibatan tim lintas fungsi direkomendasikan sebagai strategi mitigasi utama. SIM merupakan solusi strategis yang tidak dapat ditunda bagi perguruan tinggi dalam mewujudkan good university governance selaras dengan nilai-nilai keislaman di era transformasi digital.
References
Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (4th ed.). SAGE Publications.
Handayani, P. W., Hidayanto, A. N., Pinem, A. A., Hapsari, I. C., Sandhyaduhita, P. I., & Budi, I. (2018). Acceptance model of a hospital information system. Procedia Computer Science, 124, 684–692. https://doi.org/10.1016/j.procs.2017.12.203
Jogiyanto, H. M. (2005). Sistem Informasi Manajemen: Dasar-Dasar Sistem Informasi. Andi Offset.
Kadir, A. (2014). Pengenalan Sistem Informasi: Edisi Revisi. Andi Offset.
Kemendikbudristek. (2023). Panduan Pengisian Data Perguruan Tinggi melalui PD Dikti. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. https://pddikti.kemdikbud.go.id
Laudon, K. C., & Laudon, J. P. (2020). Management Information Systems: Managing the Digital Firm (16th ed.). Pearson Education.
McLeod, R., & Schell, G. P. (2007). Management Information Systems (10th ed.). Pearson Prentice Hall.
Moleong, L. J. (2016). Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi Revisi). Remaja Rosdakarya.
Monk, E., & Wagner, B. (2013). Concepts in Enterprise Resource Planning (4th ed.). Cengage Learning.
Mulyadi. (2016). Sistem Informasi Manajemen (Edisi 2). UPP STIM YKPN.
O'Brien, J. A., & Marakas, G. M. (2011). Management Information Systems (10th ed.). McGraw-Hill/Irwin.
Pressman, R. S. (2014). Software Engineering: A Practitioner's Approach (8th ed.). McGraw-Hill Education.
Siagian, S. P. (2014). Sistem Informasi Manajemen (Edisi 2). Bumi Aksara.
Sommerville, I. (2015). Software Engineering (10th ed.). Pearson Education.
Wahyudi, R., & Baridwan, Z. (2012). Faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas sistem informasi akuntansi. Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Universitas Brawijaya, 1(1), 1–20. https://jimfeb.ub.ac.id/index.php/jimfeb/article/view/129
Zed, M. (2008). Metode Penelitian Kepustakaan (Edisi 2). Yayasan Obor Indonesia.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dedeh Irma

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








This work is licensed under a