Rekonstruksi Epistemologi Santri: Analisis Cara Berpikir Bayani–Burhani–Irfani pada Santri Generasi Z di Pesantren Modern

Authors

  • Intan Karisma Universitas Al-Qolam Malang
  • Muhammad Husni Universitas Al-Qolam Malang

DOI:

https://doi.org/10.61104/qz.v2i2.467

Keywords:

Epistemologi Keilmuan Pesantren, Bayani, Burhani, Irfani, Generasi Z, Pesantren Modern

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis rekonstruksi epistemologi santri Generasi Z di pesantren modern melalui kerangka berpikir bayani, burhani, dan irfani. Transformasi pendidikan pesantren yang ditandai oleh integrasi kurikulum umum, teknologi, dan metode pembelajaran kontemporer telah mengubah pola transmisi pengetahuan yang sebelumnya bersifat tekstual dan tradisional. Sementara itu, karakteristik Generasi Z sebagai generasi digital native—yang memiliki kecenderungan belajar cepat, visual, dan sangat bergantung pada akses informasi instan—mempengaruhi cara mereka memahami teks keagamaan serta membangun pengetahuan. Melalui studi literatur terhadap berbagai sumber terkait pesantren, generasi Z, dan epistemologi Islam, penelitian ini menemukan adanya pergeseran pola berpikir santri dari dominasi bayani menuju pola yang lebih integratif, dengan penguatan nalar burhani dan transformasi praktik irfani. Hasil penelitian menegaskan bahwa pesantren perlu melakukan rekonstruksi epistemologi yang mampu mengakomodasi perubahan kognitif santri Generasi Z tanpa melepaskan akar tradisi keilmuan klasik. Penelitian ini diharapkan menjadi dasar bagi pengembangan model epistemologi santri di era digital.

 

References

Afif, N. (2019). Pengajaran dan pembelajaran di era digital. IQ (Ilmu Al-Qur’an): Jurnal Pendidikan Islam, 2(01), 117–129.

Arum, L. S., Zahrani, A., & Duha, N. A. (2023). Karakteristik generasi z dan kesiapannya dalam menghadapi bonus demografi 2030. Accounting Student Research Journal, 2(1), 59–72.

Hakim, A., & Herlina, N. H. (2018). Manajemen Kurikulum Terpadu di Pondok Pesantren Modern Daarul Huda Banjar. Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, 6(1), 111.

Hasyim, M. (2018). Epistemologi Islam (Bayani, Burhani, Irfani). Jurnal Al-Murabbi, 3(2), 217–228.

Ilham, D. (2020). The challenge of Islamic education and how to change. International Journal of Asian Education.

Isnaini, N., Lestari, R., Fitria, P., Islam, U., Raden, N., & Lampung, I. (2024). Eksplorasi literasi digital di pesantren pada santri gen z. Ijccs, x, No. x (02), 104.

Kristyowati, Y. (2021). Generasi “Z” dan strategi melayaninya. Ambassadors: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani, 2(1), 23–34.

Makki, M. (2019). Epistemologi Pendidikan Islam: Memutus Dominasi Barat Terhadap Pendidikan Islam. Al-Musannif, 1(2), 110–124.

Sanusi, M. (2024). Transforming Islamic Education in the Digital Age: Challenges and Opportunities for the Young Generation. Attractive: Innovative Education Journal, 6(3), 206–215.

Urba, M., Ramadhani, A., Afriani, A. P., & Suryanda, A. (2024). Generasi Z: Apa Gaya Belajar yang Ideal di Era Serba Digital? DIAJAR: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 3(1), 50–56.

Downloads

Published

2025-12-01

How to Cite

Intan Karisma, & Muhammad Husni. (2025). Rekonstruksi Epistemologi Santri: Analisis Cara Berpikir Bayani–Burhani–Irfani pada Santri Generasi Z di Pesantren Modern. QAZI : Journal of Islamic Studies, 2(2), 461–469. https://doi.org/10.61104/qz.v2i2.467

Issue

Section

Articles