Respons Intelektual Muslim terhadap Transformasi Teknologi Digital dalam Perspektif Islam Kontemporer

Authors

  • Isti Ghotsah UIN K.H Abdurrahman Wahid Pekalongan
  • Aulia Isna Lutfiana UIN K.H Abdurrahman Wahid Pekalongan
  • Retno Nuraini UIN K.H Abdurrahman Wahid Pekalongan
  • Muhamad Jaeni UIN K.H Abdurrahman Wahid Pekalongan
  • Slamet Nurchamid UIN K.H Abdurrahman Wahid Pekalongan

DOI:

https://doi.org/10.61104/qz.v3i1.904

Keywords:

Transformasi digital, Intelektual Muslim, Wasathiyah, Islam Kontemporer.

Abstract

Transformasi teknologi digital telah mengubah pola komunikasi, pendidikan, dakwah, dan otoritas keagamaan dalam masyarakat Muslim kontemporer. Kehadiran media sosial dan platform digital mempermudah akses informasi keislaman, namun juga memunculkan persoalan seperti hoaks keagamaan, radikalisme digital, polarisasi sosial, dan krisis otoritas keilmuan. Penelitian sebelumnya umumnya berfokus pada pemanfaatan teknologi digital dalam dakwah dan pendidikan Islam, sedangkan kajian mengenai respons intelektual Muslim dalam aspek epistemologi, etika digital, dan rekonstruksi pemikiran Islam masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis respons intelektual Muslim terhadap transformasi teknologi digital dalam perspektif Islam kontemporer. Penelitian ini menggunakan metode library research dengan pendekatan kualitatif yang melibatkan meninjau berbagai literatur ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa respons intelektual Muslim terbagi dalam paradigma adaptif, kritis, dan integratif. Novelty penelitian ini terletak pada analisis rekonstruksi respons intelektual Muslim melalui penguatan etika digital Islam, literasi digital berbasis nilai keislaman, dan prinsip wasathiyah dalam menghadapi masyarakat digital modern. Penelitian ini menegaskan bahwa transformasi digital perlu diarahkan sebagai sarana pembangunan peradaban Islam yang moderat, humanis, dan berlandaskan nilai moral-spiritual Islam.

References

Al-qaradhawi, M. Y., & Arif, K. M. (2025). Al-Wasathiyah : Journal of Islamic Studies Konsep Wasathiyah Dalam Syari ’ at Islam Al-Wasathiyah : Journal of Islamic Studies. 4, 1–20. https://doi.org/10.56672/alwasathiyah.v4i1.116

Amalina, N., Rahman, A., Nurhayati, S., Adyana, N. I., & Rheka, J. (2026). ETIKA ISLAM DALAM RUANG DIGITAL ( TANTANGAN DAN PELUANG TRANSFORMASI PENDIDIKAN ISLAM ). Jurnal Manajemen Pendidikan, 11(1), 1183–1191.

Arbiah, Armita Sari, N., & Mukmin. (2025). Studi Islam dalam Konteks Pembelajaran di Era Digital: Tantangan Diskursus Keagamaan Kontemporer. Chalim Journal of Teaching and Learning, 5(2), 141–154. https://doi.org/10.31538/cjotl.v5i2.2764

Auda, J. (2008). Maqasid al-Shariah as philosophy of Islamic law: A systems approach. International Institute of Islamic Thought (IIIT).

Azis, A. R., & Rusydiyah, E. F. (2025). An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam, Vol. 5 No. 1 (2025): Mei-Agustus. 5(1), 100–117. https://doi.org/https://doi.org/10.51806/an-nahdlah.v5i1.729

Bunt, G. R. (2018). Hashtag Islam: How cyber-Islamic environments are transforming religious authority. University of North Carolina Press.

Campbell, H. A., & Tsuria, R. (Eds.). (2021). Digital religion: Understanding religious practice in digital media. Routledge.

Euchner, J. (2016). The medium is the message. Research Technology Management, 59(5), 9–11. https://doi.org/10.1080/08956308.2016.1209068

Fauzi, M. R., & Prabowo, S. L. (2025). TRANSFORMASI INTELEKTUAL ISLAM: INTEGRASI WARISAN KEILMUAN ABAD 13 DENGAN PENDIDIKAN ISLAM DI ERA DIGITAL. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10, 3264–3268. https://doi.org/10.1093/oseo/instance.00208803

Hamdani, A., Hermawan, R., & Samiran, M. (2025). PANDANGAN DUNIA ISLAM DAN TRANSFORMASI DIGITAL: ANTARA PELUANG DAN TANTANGAN. Tsaqofah Jurnal Penelitian Guru Ndonesia, 5(November 2025), 6205–6218.

Helland, C. (2016). Agama digital. Dalam Buku pegangan agama dan masyarakat (hlm. 177-196). Cham: Springer International Publishing. https://doi.org/10.1007/978-3-319-31395-5_10

Hjarvard, S. (2016). Mediatization and the changing authority of religion. Media, Culture and Society, 38(1), 8–17. https://doi.org/10.1177/0163443715615412

Lim, M. (2017). Freedom to hate: social media, algorithmic enclaves, and the rise of tribal nationalism in Indonesia. Critical Asian Studies, 49(3), 411–427. https://doi.org/10.1080/14672715.2017.1341188

Nurziah, E., & Mustopa, I. (2025). Transformasi Komunikasi Dakwah Era Digital: Peluang serta Tantangan bagi Pendidikan Islam Kontemporer. Mu’ashir: Jurnal Dakwah Dan Komunikasi Islam, 3(2), 231–246. https://doi.org/10.35878/muashir.v3i2.1629

Takiddin, N. E. A. N. M. F. (2022). Peran Konten Keagamaan di Media Sosial dalam Membentuk Sikap Toleransi Antarumat Beragama pada Generasi Z. Kompleksitas Konflik Ukraina-Rusia, Vol. 12, N(Konflik Ukraina-Rusia), 39–48.

Wahid, SH, & Abdulloh, S. (2026). Otoritas Islam digital: pergeseran revolusioner atau sekadar sensasi? tinjauan sistematis. SN Ilmu Sosial, 6 (2), 62. https://link.springer.com/article/10.1007/s43545-026-01328-5

Downloads

Published

2026-07-01

How to Cite

Ghotsah, I., Aulia Isna Lutfiana, Retno Nuraini, Muhamad Jaeni, & Slamet Nurchamid. (2026). Respons Intelektual Muslim terhadap Transformasi Teknologi Digital dalam Perspektif Islam Kontemporer. QAZI : Journal of Islamic Studies, 3(1), 168–181. https://doi.org/10.61104/qz.v3i1.904

Issue

Section

Articles