Pengembangan Instrumen Tes Kognitif Dalam Pendidikan Agama Islam
DOI:
https://doi.org/10.61104/qz.v3i1.1164Keywords:
Instrumen Penelitian, Validitas, Reliabilitas, Pendidikan, Studi KepustakaanAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen tes kognitif pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang valid, reliabel, dan layak digunakan untuk mengukur hasil belajar peserta didik. Penelitian menggunakan metode research and development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi, validasi ahli, dan uji coba terbatas kepada peserta didik. Hasil pengembangan menunjukkan bahwa instrumen tes yang disusun memenuhi kriteria kelayakan berdasarkan validitas isi, validitas konstruk, tingkat kesukaran, daya pembeda, dan reliabilitas. Instrumen ini dapat digunakan sebagai alat evaluasi kognitif dalam pembelajaran PAI, khususnya untuk mengukur pemahaman, penalaran, dan kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik.
References
•Brookhart, S. M. (2019). How to Create and Use Rubrics for Formative Assessment and Grading. ASCD.
•Wiggins, G. (2018). Educative Assessment: Designing Assessments to Inform and Improve Student Performance. Jossey-Bass.
Analisis instrumen tes kognitif mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di sekolah dasar. (2024). Jurnal Evaluasi Pendidikan, 15(2), 63–75.
Pengembangan instrumen evaluasi pendidikan agama Islam pada ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik peserta didik. (2026). Jurnal Inovasi Pendidikan.
Validitas dan reliabilitas tes dalam menunjang hasil belajar PAI. (2021). Proceedings of National Conference on Islamic Economics and Social Studies, 1(1).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Imam Gozali, Moh. Sahlan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








This work is licensed under a