Habitus Keluarga Menegah di Kelurahan Oesapa Kota Kupang dalam Memilih Pendidikan Tinggi

Authors

  • Aristarkus Missa Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Nusa Cendana Kupang
  • Kinga Kale Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Nusa Cendana Kupang
  • Doni Tena Bolu Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Nusa Cendana Kupang
  • Menilia Nawung Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Nusa Cendana Kupang
  • Maria Sinar Jaya Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Nusa Cendana Kupang, Indonesia
  • Petrus Salestinus Mite Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Nusa Cendana Kupang

DOI:

https://doi.org/10.61104/qw.v2i1.950

Keywords:

Habitus, Pendidikan Tinggi, Modal Ekonomi, Modal Sosial, Kekuasaan Orang Tua.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembentukan dan manifestasi habitus, dinamika kekuasaan orang tua, serta korelasi kepemilikan modal ekonomi dan sosial keluarga menengah di Kelurahan Oesapa, Kota Kupang, dalam memilih pendidikan tinggi. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Kerangka analisis utama menggunakan teori Habitus, Modal, dan Kekerasan Simbolik dari Pierre Bourdieu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa habitus keluarga menengah terbentuk melalui sosialisasi jangka panjang dan pengalaman hidup orang tua, yang memanifestasikan diri dalam persepsi bahwa pendidikan tinggi merupakan modal budaya utama, standar reputasi sosial, serta sarana mempertahankan atau meningkatkan kedudukan sosial. Dalam pengambilan keputusan, orang tua memiliki peran dominan yang berjalan secara halus dan persuasif (dominasi simbolik), di mana arahan mengenai jurusan dan institusi pendidikan diterima anak sebagai keputusan yang wajar dan demi kebaikan masa depan. Selain itu, ditemukan korelasi positif yang kuat antara kepemilikan modal ekonomi dan sosial dengan strategi seleksi perguruan tinggi; keluarga dengan sumber daya yang memadai dan jaringan hubungan luas cenderung memilih institusi berprestise dan terakreditasi, memandang pendidikan sebagai investasi untuk mengubah modal yang dimiliki menjadi modal budaya bernilai tinggi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemilihan pendidikan tinggi bagi keluarga menengah di Oesapa bukan sekadar keputusan akademik, melainkan strategi reproduksi sosial yang diatur oleh habitus, kekuasaan, dan akumulasi modal keluarga.

References

Achala, G. (2023). Revisiting educational advantage and social class : a Bourdieusian analysis of middle-class parents ’ investment in private schooling and shadow education. British Journal of Sociology of Education, 44(1), 26–42. https://doi.org/10.1080/01425692.2022.2126824

Aisyah Amini Siregar, P. D. P. (2025). MELANJUTKAN PENDIDIKAN KE PERGURUAN TINGGI SISWA KELAS XII SMA NEGERI 1, 10.

Allolayuk, A. (2021). MENYINGKAP SISI GELAP PENDIDIKAN SEBAGAI ARENA REPRODUKSI KESENJANGAN SOSIAL BERDASARKAN PERSPEKTIF PIERRE BOURDIEU, 3(8).

Amaral, R., Lindawati, Y. I., Widiansyah, S., Sosiologi, P., Sultan, U., & Tirtayasa, A. (2024). Praktik Modal Sosial Siswa Masuk Perguruan Tinggi Negeri ( Studi Kasus Alumni SMAN 97 Jakarta Angkatan 2022 ), 8, 33388–33392.

Ambrose, A. (2021). Habitus Adaptation and Students ’ Adjustment to Higher Education : A Life Course Perspective. https://doi.org/10.1177/00380407211017060

Anjani, A. S., Dahlan, S., & Mayasari, S. (2019). Hubungan Tingkat Pendidikan dan Tingkat Penghasilan Orang Tua terhadap Aspirasi Melanjutkan Studi Relationship between Education Levels and Parents ’ Income Levels on Aspiration to Continue Study, 000.

Anridho, C. (2018). DISKURSUS PENDIDIKAN TINGGI PADA KELUARGA ETNIS TIONGHOA DAN ETNIS MADURA DI KOTA SURABAYA Oleh: Claudia Anridho Program Studi S2 Sosiologi Universitas Airlangga, (1), 1–15.

Aparicio, R., & Bria, L. (2024). Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Pengambilan Keputusan Mahasiswa Dalam Memilih Program Studi Dan Institusi Pendidikan Tinggi : Systematic Literature Review Factors Influencing Students ’ Decision-Making in Choosing Academic Programs and Higher Education Institutions : A Systematic Literature Review, 12(2), 1–7.

Fudiyartanto, F. A., & Stahl, G. (2023). Theorizing the professional habitus : operationalizing Bourdieu to explore the role of pedigree in Indonesian higher education. British Journal of Sociology of Education, 0(0), 1–16. https://doi.org/10.1080/01425692.2023.2291324

Guntoro Dibyo Waskito & Solekhah Irmadatus. (2023). Jurnal pendidikan ekonomi, 48–54.

Hans Christian Wijaya, Derryl Tungadi, Veron Wangarry, Robin Christoffel Santoso, G. M. S. (2025). FAKTOR-FAKTOR PENENTU KEPUTUSAN MAHASISWA DALAM DI MAKASSAR, 5(1), 1262–1270.

Hasbullah, Hasan, M., Said, M. I., Supatminingsih, T., & Tahir, T. (2022). Pengaruh sosial ekonomi orang tua terhadap motivasi siswa dalam melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi 12345), 3(12), 54–67.

Hasibuan, S., Rodliyah, I., Thalhah, S. Z., Ratnaningsih, P. W., & E, A. A. M. S. (2022). Tahta Media Group.

Hong, Y., & Zhao, Y. (2015). From capital to habitus : class differentiation of family educational patterns in. The Journal of Chinese Sociology. https://doi.org/10.1186/s40711-015-0021-y

Kharafi, M. A., Sudaryanti, D., & Fakhriyyah, D. D. (2025). Pengaruh Biaya Pendidikan, Latar Belakang Sosial Ekonomi, dan Reputasi Terhadap Minat Mahasiswa dalam Memilih Prodi S1 Akuntansi Perguruan Tinggi di Kota Malang (Studi Kasus Mahasiswa Program Studi Akuntansi Angkatan 2022), 14(01), 897–904.

Lestari, M. (2019). Hubungan pola asuh orang tua dengan kemandirian anak, 8(1), 84–90.

Li, Y. (2025). Do Intrafamily Class Differences Make a Difference to Public School Choice-Making Processes ? A Case of Chinese – Japanese Intermarried Middle-Class Mothers in Japan, 1–2. https://doi.org/10.1177/10567879221114885

Lubis, S. M. (2021). PROBLEMATIKA PENDIDIKAN AGAMA ISLAM ANAK GENERASI ALFA DALAM KELUARGA DI KAMPUNG JAWA KELURAHAN WEK IV KECAMATAN PADANGSIDIMPUAN UTARA.

Menhard. (2017). PENGARUH PENDAPATAN ORANG TUA DAN STATUS SOSIAL TERHADAP MINAT MELANJUTKAN PENDIDIKAN KE PERGURUAN TINGGI ( STUDI KASUS STIE, 7(April), 45–52.

Mufida, A., & Effendi, Z. M. (2019). Pengaruh Pendapatan Orang Tua dan Prestasi Belajar Terhadap Minat Melanjutkan Pendidikan ke Perguruan Tinggi Pada Siswa Kelas XII Akuntansi SMK Negeri 2 Pariaman, 2, 687–695.

Niam, M. F., Rumahlewang, E., Umiyati, H., Dewi, N. P. S., Atiningsih, S., Haryati, T., Magfiroh, I. S., Anggraini, R. I., Mamengko, R. P., Fathin, S., Mola, M. S. R., Syaifudin, A. A., & Wajdi, F. (2024). Metode penelitian kualitatif (E. Damayanti, E. ). C. W. M. U. (2024). No Title. (Evi Damayanti, Ed.).

Rahmawati, M., & Kusrina, T. (2025). Tut Wuri Handayani : Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Dekadensi Moral dalam Sudut Pandang Pendidikan Nilai dalam Keluarga dan Masyarakat Pendahuluan, 4(1), 9–19.

Rawi dkk. (2024). Hubungan pendidikan dan stratifikasi sosial lingkungan gang rejeki desa teluk lingga sangatta utara, 2(2), 49–62. https://doi.org/10.59966/pandu.v2i2.954

Reay, D. (2022). ‘ The more things change the more they stay the same ’: The continuing relevance of Bourdieu and Passeron ’ s Reproduction in Education , Society and Culture Passeron, 31, 1–20. https://doi.org/10.22325/fes/res.2022.116

Rodriguez-esteban, A., Vidal, J., & Vieira, M. (2024). The Influence of Parents ’ Social Origin on Occupational Achievements of University Graduates : An Analysis of Education – Job Match, (June), 1–16. https://doi.org/10.1177/21582440241249883

Schörner, K. (2024). Children ’ s aspirations , their perceptions of parental aspirations , and parents ’ factual aspirations — gaining insights into a complex world of interdependencies, (December 2023), 981–995.

Tan, Q. (2023). Family capital , social stratification , and access to higher education : An empirical study in mainland China, (January), 1–11. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2022.1035715

Downloads

Published

2026-07-27

How to Cite

Aristarkus Missa, Kinga Kale, Doni Tena Bolu, Menilia Nawung, Maria Sinar Jaya, & Petrus Salestinus Mite. (2026). Habitus Keluarga Menegah di Kelurahan Oesapa Kota Kupang dalam Memilih Pendidikan Tinggi . QAWIUN : Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat, 2(1), 388–401. https://doi.org/10.61104/qw.v2i1.950

Issue

Section

Articles