Program Mario Asri: Implementasi Kkn Berbasis Lingkungan Hidup di Kelurahan Mario Pulana, Kecamatan Camba, Kabupaten Maros
DOI:
https://doi.org/10.61104/qw.v2i1.911Keywords:
KKN, Lingkungan Hidup, Gotong Royong, Penghijauan, Mario Pulana, Partisipasi MasyarakatAbstract
Program Mario Asri merupakan program kerja Kuliah Kerja Nyata (KKN) Posko 2 UIN Alauddin Makassar di Kelurahan Mario Pulana, Kecamatan Camba, Kabupaten Maros yang berfokus pada penguatan kesadaran lingkungan hidup masyarakat melalui dua kegiatan utama: penanaman bibit dan gotong royong. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan, capaian, dan dampak program Mario Asri terhadap kondisi lingkungan dan partisipasi masyarakat setempat. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan partisipatif. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan aparat kelurahan dan tokoh masyarakat, serta dokumentasi kegiatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Mario Asri berhasil meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan dan penghijauan lingkungan, ditandai dengan meningkatnya partisipasi aktif warga dalam kegiatan gotong royong dan penanaman bibit. Program ini juga menghasilkan perubahan sikap positif terhadap pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan hidup secara berkelanjutan. Implikasi penelitian ini memberikan rekomendasi bagi pelaksanaan program KKN berbasis lingkungan di daerah perkotaan pinggiran yang masih memerlukan intervensi ekologis.
References
Astuti, R. & Purnama, H. (2018). Dampak Program KKN Berbasis Partisipasi Komunitas terhadap Peningkatan Kesadaran Lingkungan. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(2), 45–56.
Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (4th ed.). SAGE Publications.
Firman, T. (2009). The Urbanization of Java, 2000–2010: Towards the Island of Mega-Urban Regions. Asian Population Studies, 5(2), 207–223. https://doi.org/10.1080/17441730902992866
Hardjasoemantri, K. (2002). Hukum Tata Lingkungan. Gadjah Mada University Press.
Koentjaraningrat. (1985). Kebudayaan, Mentalitet dan Pembangunan. PT Gramedia.
Miles, M. B. & Huberman, A. M. (1994). Qualitative Data Analysis: An Expanded Sourcebook (2nd ed.). SAGE Publications.
Nowak, D. J. & Crane, D. E. (2002). Carbon Storage and Sequestration by Urban Trees in the USA. Environmental Pollution, 116(3), 381–389. https://doi.org/10.1016/S0269-7491(01)00214-7
Nugroho, A., Santoso, B. & Pratiwi, D. (2020). Efektivitas Program KKN Tematik Lingkungan dalam Membangun Kesadaran Ekologis Masyarakat Desa. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 9(1), 12–23.
Rahmawati, S. & Setiawan, E. (2019). Pendekatan Partisipatif dalam Program Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Lingkungan. Jurnal Pembangunan Wilayah dan Kota, 15(3), 201–213.
Soemarwoto, O. (2004). Ekologi, Lingkungan Hidup dan Pembangunan (edisi ke-10). Djambatan.
Soerjani, M. (2009). Lingkungan Hidup: Pendidikan, Pengelolaan Lingkungan dan Kelangsungan Pembangunan. IPPL.
Suharto, E. (2010). Membangun Masyarakat Memberdayakan Rakyat: Kajian Strategis Pembangunan Kesejahteraan Sosial dan Pekerjaan Sosial (edisi ke-4). PT Refika Aditama.
Widyastuti, N., Ramli, M. & Hasanuddin. (2021). Keberhasilan Program Penanaman Bibit Berbasis Edukasi di Wilayah Sulawesi Selatan: Studi Kasus Kabupaten Maros. Jurnal Kehutanan Tropis, 7(1), 34–45.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Aswadi, Bunyanun Marsus, Fauzan Montanah, Andi Mawar Syapril, Fadia Alfiana, M. Waris Ardiansyah, Salsabilah Dwi Kamilah Putri, S, Sapirah Indah, Dian Novita Azizah, Nurul Asrah Ramadani, Anugrah Rian Kusuma, Taufik Wijaya

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






