Peran Orang Tua dan Guru dalam Upaya Pencegahan Kekerasan Seksual (ABORSI) pada Remaja
Keywords:
peran orang tua, peran guru, pencegahan kekerasan seksual, aborsi remaja, pengabdian masyarakatAbstract
Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman orang tua dan guru dalam upaya pencegahan kekerasan seksual dan aborsi pada remaja di SMAN 7 Pandeglang. Kekerasan seksual dan aborsi pada remaja merupakan permasalahan sosial yang semakin mengkhawatirkan di Indonesia, sehingga diperlukan peran aktif dari lingkungan keluarga dan sekolah sebagai lini pertahanan pertama. Kegiatan ini dilaksanakan melalui sosialisasi, diskusi interaktif, dan pembekalan materi kepada 50 siswa dan guru. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan pengetahuan dan kesadaran mengenai tanda-tanda kekerasan seksual, cara komunikasi efektif dengan remaja, serta langkah-langkah preventif yang dapat diterapkan di rumah dan di sekolah. Program ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara orang tua dan guru sebagai garda terdepan perlindungan remaja
References
Basuki, A., & Prijatno, A. (2021). Modul pelatihan pencegahan kekerasan seksual untuk tenaga pendidik. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Bronfenbrenner, U. (1979). The ecology of human development: Experiments by nature and design. Harvard University Press.
Finkelhor, D. (1994). The international epidemiology of child sexual abuse. Child Abuse & Neglect, 18(5), 409-417. https://doi.org/10.1016/0145-2134(94)90026-4
Heise, L., Ellsberg, M., & Gottmoeller, M. (2002). A global overview of gender-based violence. International Journal of Gynecology & Obstetrics, 78(S1), S5-S14.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Data dan informasi profil kesehatan Indonesia 2021. Kementerian Kesehatan RI.
Komnas Perempuan. (2023). Catatan tahunan kekerasan terhadap perempuan 2023. Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan.
Mardiah, E., & Rahmat, A. (2020). Peran orang tua dalam pendidikan seksual anak usia remaja. Jurnal Pendidikan Anak, 9(1), 45-56.
Praptiningrum, N. (2021). Komunikasi guru dan orang tua dalam pencegahan kekerasan seksual pada anak sekolah. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 6(2), 112-125.
Santrock, J. W. (2019). Adolescence (17th ed.). McGraw-Hill Education.
Sari, D. P., & Nugroho, A. (2021). Efektivitas pendidikan kesehatan reproduksi terhadap pemahaman remaja tentang kekerasan seksual. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(3), 145-157. https://doi.org/10.14710/jkm.v9i3.30124
Subhan, Z. (2019). Aborsi dalam perspektif hukum Islam dan kesehatan reproduksi remaja. Jakarta: Rajawali Press.
Surjaningrum, E. R., & Hendriani, W. (2018). Peran sekolah dalam penanganan kekerasan seksual pada remaja. Anima Indonesian Psychological Journal, 33(2), 95-110.
Unicef Indonesia. (2020). Perlindungan anak dari kekerasan dan eksploitasi: Laporan situasi Indonesia. UNICEF.
Widyastuti, R. (2020). Komunikasi orang tua-remaja dan perilaku seksual berisiko: Studi pada remaja di perkotaan. Jurnal Psikologi Sosial, 18(2), 89-103.
World Health Organization. (2021). Violence against women prevalence estimates, 2018. WHO Press.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Tb Akbar Agung Tunjung Putih, Indra Saripudin, Ismail, Azhar Savero Sukma

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






