Fenomena Nongkrong sebagai Gaya Hidup di Kalangan Mahasiswa

Authors

  • Lidya Shela Agustin Universitas Sriwijaya
  • Nadya Difriana Universitas Sriwijaya
  • Putri Elya Jumiati Universitas Sriwijaya
  • Vieronica Varbi Sununianti Universitas Sriwijaya
  • Istiqoma Universitas Sriwijaya
  • Deni Aries Kurniawan Universitas Sriwijaya

DOI:

https://doi.org/10.61104/qw.v2i1.782

Keywords:

Nongkrong, Gaya Hidup, Mahasiswa, Konsumsi Simbolik, Media Sosial

Abstract

Fenomena nongkrong di kalangan mahasiswa saat ini menunjukkan adanya pergeseran makna dari sekadar aktivitas sosial menjadi bagian dari gaya hidup modern. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji fenomena nongkrong sebagai gaya hidup mahasiswa serta memahami faktor pendorong, bentuk aktivitas, dan dampaknya terhadap kehidupan sosial dan akademik. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi literatur (library research), melalui analisis berbagai sumber seperti jurnal ilmiah, buku, dan artikel akademik yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa budaya nongkrong tidak hanya berfungsi sebagai sarana interaksi sosial, tetapi juga sebagai media ekspresi identitas diri, simbol status sosial, serta bagian dari konsumsi simbolik sebagaimana dijelaskan dalam teori Jean Baudrillard. Faktor lingkungan sosial, perkembangan kafe modern, serta pengaruh media sosial menjadi pendorong utama terbentuknya gaya hidup ini. Selain memberikan dampak positif seperti relaksasi, peningkatan kreativitas, dan perluasan relasi sosial, budaya nongkrong juga berpotensi menimbulkan perilaku konsumtif, pemborosan, serta menurunnya fokus akademik apabila dilakukan secara berlebihan. Oleh karena itu, diperlukan sikap bijak dalam menyikapi budaya nongkrong agar tetap memberikan manfaat tanpa mengganggu keseimbangan kehidupan mahasiswa.

References

Annisya Hadi Pratiwi*, Patmawaty Taibe, M. (2024). Gambaran Intensitas Gaya Hidup ( Perilaku Nongkrong ) Mahasiswa Bosowa di Kota Makassar. 4(1), 309–313. https://doi.org/10.56326/jpk.v4i1.3636

Hapsari, D., & Dewi, R. (2023). Pengaruh media sosial terhadap budaya nongkrong mahasiswa. Jurnal Interaksi Sosial, Universitas Diponegoro. Diakses dari: https://ejournal.undip.ac.id/index.php/interaksi/article/view/54321

Hidayah, Y., Yudiswara, R., Permatasari, A., & Irianti, N. P. (2026). Dari Nongkrong ke Networking , Budaya Kafe sebagai Ruang Produksi Karakter Identitas Anak Muda di Era Platformisasi Digital. 6(1), 10–22.

Marbawani, G., & Hendrastomo, G. (2021). Pemaknaan Nongkrong bagi Mahasiswa Yogyakarta. DIMENSIA: Jurnal Kajian Sosiologi, 9(1), 1–16. https://doi.org/10.21831/dimensia.v9i1.38866

Michael, & Abdul Rahman. (2022). Kafe dan Gaya Hidup: Studi pada Pengunjung Kafe di Wilayah Barombong Kota Makassar. Jurnal Multidisiplin Madani, 2(10), 3796–3806. https://doi.org/10.55927/mudima.v2i10.1548

Ngizan, F. N., & Iqbal, M. (2023). Hubungan Gaya Hidup “ Nongkrong ” , Aktivitas Sedentary , dan Konsumsi Minuman Manis dengan Status Gizi pada Mahasiswa. 25(1), 1–10. https://doi.org/10.29238/jnutri.v25i1.315

Fadillah. (2024). Dampak psikologis budaya nongkrong di kalangan mahasiswa. Jurnal Sosial Budaya. Diakses dari: https://journal.unair.ac.id/download-fullpapers-sosialbudaya9876

Putri, A., & Nugroho, B. (2020). Konsumsi pengalaman dalam budaya nongkrong mahasiswa di era digital. Jurnal Sosial dan Politik, Universitas Gadjah Mada. Diakses dari: https://jurnal.ugm.ac.id/jsp/article/view/56789

Pratiwi, A. H., Taibe, P., & Musawwir. (2024). Gambaran intensitas gaya hidup (perilaku nongkrong) mahasiswa Bosowa di Kota Makassar. Jurnal Psikologi Karakter, 4(1), 309–313.

Ramadhan, M., & Prasetyo, A. (2021). Transformasi fungsi coffee shop sebagai ruang sosial mahasiswa. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Sriwijaya. Diakses dari: https://ejournal.unsri.ac.id/index.php/jisip/article/view/12345

Sari, N. (2022). Kapital budaya dan gaya hidup konsumtif mahasiswa di kafe modern. Makara Journal of Social Sciences, Universitas Indonesia. Diakses dari: https://journal.ui.ac.id/index.php/mjs/article/view/67890

Saputra, I., Syam, M., & Harisa, M. (2025). Fenomena Maraknya Coffee Shop Dan Cafe Shop Sebagai Gejala Gaya Hidup Anak Muda Di Watampone (Studi Pada Mahasiswa Stie Yapi Bone). 3(1), 2986–5433.

Solihat, Z. H. (n.d.). Sosietas : Jurnal Pendidikan Sosiolo g i. https://doi.org/10.17509/sosietas.v15i2.85004

Widya Gusti Priyanti, Sulismadi, L. D. K. (2021). JurnalSosiologi Nusantara Vol 7, No 2, Tahun 2021. Jurnal Sosiologi Nusantara, 7(2), 253–266.

Zulkarnain, A. (2026). FENOMENA MARAKNYA COFFEE SHOP DAN CAFE SHOP SEBAGAI GEJALA GAYA HIDUP ANAK MUDA DI KOLAKA ( Studi Kasus Mahasiswa PNUP PSDKU Kolaka ). 3(2), 400–408.

Downloads

Published

2026-06-01

How to Cite

Agustin, L. S., Nadya Difriana, Putri Elya Jumiati, Vieronica Varbi Sununianti, Istiqoma, & Deni Aries Kurniawan. (2026). Fenomena Nongkrong sebagai Gaya Hidup di Kalangan Mahasiswa. QAWIUN : Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat, 2(1), 39–46. https://doi.org/10.61104/qw.v2i1.782

Issue

Section

Articles