Melampaui Asesmen: Membangun Follow-Up Evaluation Improvement Model (FEIM) untuk Peningkatan Mutu Pembelajaran Pendidikan Agama Islam

Authors

  • Abiyyu Al Fatih UIN Kh. Abdurrahman Wahid Pekalongan
  • Selviyana UIN Kh. Abdurrahman Wahid Pekalongan
  • Reva Dwi Ariendra UIN Kh. Abdurrahman Wahid Pekalongan
  • Much Febri Ardiyanto UIN Kh. Abdurrahman Wahid Pekalongan
  • Mamun Hanif UIN Kh. Abdurrahman Wahid Pekalongan

DOI:

https://doi.org/10.61104/qw.v2i1.1074

Abstract

Evaluasi dalam Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan kompetensi akademik siswa, namun praktik yang berjalan saat ini cenderung mereduksinya menjadi penilaian kognitif‑sumatif belaka tanpa mekanisme tindak lanjut yang memadai untuk peningkatan mutu berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan menganalisis sistem evaluasi PAI yang berjalan, mengidentifikasi pola program tindak lanjut, serta mengonstruksi kerangka konseptual baru bernama Follow‑Up Evaluation Improvement Model (FEIM). Penelitian menggunakan metode tinjauan literatur kualitatif berpedoman pada PRISMA 2020, dengan menelaah 42 literatur bereputasi (mayoritas terbitan 2021–2026) dari basis data Scopus, Web of Science, DOAJ, dan Sinta, yang dianalisis melalui enam tahap analisis tematik Braun dan Clarke. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme tindak lanjut evaluasi PAI saat ini bersifat terfragmentasi, didominasi tugas remedial ad‑hoc yang berorientasi individual siswa, serta mengabaikan kelemahan instruksional yang bersifat sistemik. Melalui sintesis Model CIPP, siklus Continuous Quality Improvement (CQI)/PDCA, dan nilai filosofis Islam (muhasabah, islah, itqan), penelitian ini merumuskan FEIM sebagai cetak biru konseptual yang terdiri atas delapan langkah. Model ini secara fundamental menghubungkan agregasi data evaluasi dengan analisis reflektif (muhasabah), identifikasi akar masalah secara sistematis, perancangan intervensi terarah, implementasi tindakan perbaikan (islah), pemantauan partisipatif, serta evaluasi ulang secara siklus guna mencapai keunggulan pedagogis (itqan). FEIM berkontribusi menggeser paradigma evaluasi dari sekadar penilaian statis menjadi mesin dinamis bagi keunggulan pedagogis yang berkelanjutan, meskipun validitas operasionalnya masih memerlukan uji empiris lebih lanjut.

References

Ahmadi, & Khozin. (2025). Implementing contextualized quality assurance in Islamic boarding schools: A case study of TMI Al-Amien Prenduan. Al-Ishlah: Jurnal Pendidikan, 17(4), 7048–7057. https://doi.org/10.35445/alishlah.v17i4.7855

Aulia, A., & Yuliyanti. (2024). The strategic role of Islamic education management in integrating Islamic value-based character education in the digital and technology era. IJOIS: Indonesian Journal of Islamic Studies, 5(2), 13–18. https://doi.org/10.59525/ijois.v5i2.548

Deming, W. E. (1986). Out of the crisis. MIT Center for Advanced Engineering Study.

Fauzi, I., & Nurfuadi. (2026). Evaluasi pembelajaran PAI berbasis nilai-nilai Islam. IHSAN: Jurnal Pendidikan Islam, 4(2). https://doi.org/10.61104/ihsan.v4i2.5491

Fithri, A. A., & Ali, M. (2026). Integrasi Total Quality Management dan nilai Islam dalam pengembangan mutu pendidikan Islam. Varied Knowledge Journal, 3(4), 639–648. https://doi.org/10.71094/vkj.v3i4.207

Halimah, S., Amelina, S. T., Ramadhani, V. O., & Ilmiah, N. K. (2026). The importance of implementing formative evaluation in Islamic education learning. Kuttab: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam, 10(1), 21–30. https://doi.org/10.30736/ktb.v10i1.2629

Julhadi, Metriadi, Sasputra, H., Syarif, M., & Adhitya. (2026). Authentic assessment in Islamic education: Challenges and practice. Ahlussunnah: Journal of Islamic Education, 5(1).

Kabir, S. M. A. (2024). Book review: Thematic analysis: A practical guide. Pasaa Paritat Journal, 39, 141–144.

Lubis, Y., Aulia, D. S., Hakim, W. M., & Alzahwa, N. (2025). Management and learning practices in an Islamic school: A case study at MTS IRA Medan. Jurnal Mudabbir (Journal Research and Education Studies), 5(2).

Majid, S., & Abdullah, Z. (2022). Institutionalizing Muhasabah in the quality assurance of Islamic schools. Journal of Islamic Ethics and Education, 9(2), 88–104.

Page, M. J., McKenzie, J. E., Bossuyt, P. M., Boutron, I., Hoffmann, T. C., Mulrow, C. D., ... & Moher, D. (2021). The PRISMA 2020 statement: An updated guideline for reporting systematic reviews. BMJ, 372(n71). https://doi.org/10.1136/bmj.n71

Puspita, K. T., Mu'alimin, & Anwar, K. (2026). Perbaikan mutu berkelanjutan (continuous improvement) dan standar mutu (quality standard) dalam Pendidikan Agama Islam. Indonesian Journal of Islamic Studies (IJIS), 2(1). https://doi.org/10.62567/ijis.v2i1.2423

Sallis, E. (2014). Total quality management in education (3rd ed.). Routledge.

Stufflebeam, D. L., & Coryn, C. L. S. (2014). Evaluation theory, models, and applications (2nd ed.). Jossey-Bass.

Downloads

Published

2026-07-28

How to Cite

Abiyyu Al Fatih, Selviyana, Reva Dwi Ariendra, Much Febri Ardiyanto, & Mamun Hanif. (2026). Melampaui Asesmen: Membangun Follow-Up Evaluation Improvement Model (FEIM) untuk Peningkatan Mutu Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. QAWIUN : Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat, 2(1), 490–502. https://doi.org/10.61104/qw.v2i1.1074

Issue

Section

Articles