Daya Taerima Konsumen dan Kandungan Gizi Brownies Kukus Dengan Subtitusi Tepung Kacang Hijau

Authors

  • Aulia Rahmat Universitas Negeri Padang
  • Kasmita Universitas Negeri Padang
  • Yuliana Universitas Negeri Padang
  • Ezi Anggraini Universitas Negeri Padang

DOI:

https://doi.org/10.61104/qw.v2i1.1019

Keywords:

brownies kukus, tepung kacang hijau, daya terima konsumen, kandungan gizi, diversifikasi pangan.

Abstract

Brownies merupakan salah satu produk pangan yang banyak digemari masyarakat, namun umumnya masih bergantung pada tepung terigu sebagai bahan utama. Pemanfaatan tepung kacang hijau sebagai bahan substitusi dapat menjadi alternatif untuk meningkatkan nilai gizi brownies sekaligus mendukung diversifikasi pangan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis daya terima konsumen dan kandungan gizi brownies kukus dengan substitusi tepung kacang hijau. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan beberapa formulasi substitusi tepung kacang hijau pada pembuatan brownies kukus. Daya terima konsumen dianalisis melalui uji organoleptik yang meliputi aspek warna, aroma, tekstur, dan rasa, sedangkan kandungan gizi dianalisis menggunakan perhitungan komposisi bahan pangan dan uji laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan bahwa substitusi tepung kacang hijau memberikan pengaruh terhadap karakteristik sensoris brownies kukus. Formulasi dengan tingkat substitusi tertentu memperoleh tingkat penerimaan yang baik dari panelis pada aspek warna, aroma, tekstur, dan rasa. Selain itu, peningkatan proporsi tepung kacang hijau berkontribusi terhadap meningkatnya kandungan protein, serat, dan beberapa mineral dibandingkan brownies tanpa substitusi. Meskipun demikian, substitusi dalam jumlah yang terlalu tinggi dapat menurunkan tingkat kesukaan panelis terhadap tekstur dan cita rasa produk. Secara keseluruhan, formulasi brownies kukus dengan substitusi tepung kacang hijau mampu menghasilkan produk yang memiliki kualitas sensori yang dapat diterima serta nilai gizi yang lebih baik. Dengan demikian, tepung kacang hijau berpotensi digunakan sebagai bahan substitusi dalam pembuatan brownies kukus untuk meningkatkan nilai gizi tanpa mengurangi penerimaan konsumen secara signifikan.

References

Astawan, M. (2019). Pangan fungsional untuk kesehatan. Jakarta, Indonesia: Raja Grafindo Persada.

Choiriyah, N. A. (2022). Sensory quality of brownies substituted with mung bean flour. Jurnal Gizi Prima (Prime Nutrition Journal), 7(1), 19–22. https://doi.org/10.32807/jgp.v7i1.352

Damodaran, S., & Parkin, K. L. (2017). Fennema's food chemistry (5th ed.). Boca Raton, FL: CRC Press.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Tabel komposisi pangan Indonesia. Jakarta, Indonesia: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Moleong, L. J. (2016). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). Bandung, Indonesia: PT Remaja Rosdakarya.

Nugraheni, D., Putra, A., & Lestari, R. (2021). Pemanfaatan tepung kacang hijau pada produk makanan ringan. Jurnal Teknologi Pangan, 15(2), 85–94.

Pratiwi, N., Suryani, E., & Hidayat, T. (2022). Pengaruh substitusi bahan pangan lokal terhadap daya terima konsumen. Jurnal Gizi dan Pangan, 17(1), 45–53.

Putri, A., & Yuliana, S. (2022). Karakteristik sensoris produk pangan berbasis tepung kacang hijau. Jurnal Pangan Lokal Indonesia, 8(1), 23–31.

Rahayu, I. S., Saragih, B., & Mulyani, R. I. (2023). The effect of the substitution of banana blossom flour (Musa paradisiaca) and mung bean (Vigna radiata) on proteins, fiber, and steamed brownies sensory. Formosa Journal of Science and Technology, 2(3), 861–874. https://doi.org/10.55927/fjst.v2i3.3198

Rahmawati, D., Nurhayati, S., & Saputra, R. (2021). Substitusi tepung kacang hijau pada produk cake dan pengaruhnya terhadap kandungan gizi. Jurnal Agroindustri, 10(3), 155–164.

Rosfitasari, E., & Tahir, M. M. (2024). Study of making steamed brownies premix flour made from mung beans flour (Vigna radiata) and pumpkin flour (Cucurbita moschata). BIO Web of Conferences, 96, 01026. https://doi.org/10.1051/bioconf/20249601026

Sari, M., Fitriani, D., & Handayani, E. (2023). Pemanfaatan tepung kacang hijau dalam pengembangan produk bakery tinggi protein. Jurnal Teknologi Hasil Pertanian, 16(2), 102–111.

Sheikhalizadeh, M., & Piralaiy, F. (2017). Research methodology and academic writing practices in social sciences. International Journal of Research Studies, 6(4), 77–89.

Slavin, J. L. (2013). Fiber and prebiotics: Mechanisms and health benefits. Nutrients, 5(4), 1417–1435. doi:10.3390/nu5041417

Winarno, F. G. (2018). Kimia pangan dan gizi. Jakarta, Indonesia: PT Gramedia Pustaka Utama.

Downloads

Published

2026-07-11

How to Cite

Aulia Rahmat, Kasmita, Yuliana, & Ezi Anggraini. (2026). Daya Taerima Konsumen dan Kandungan Gizi Brownies Kukus Dengan Subtitusi Tepung Kacang Hijau. QAWIUN : Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat, 2(1), 172–179. https://doi.org/10.61104/qw.v2i1.1019

Issue

Section

Articles